Google plus twitter facebook RSS feed Berlangganan
Bahtsul Masail mudi mesra

Fadhilah Surat Al Baqarah


Surah Al baqarah adalah surah ke 2 dalam Al-Qur'an. Surah yang terdiri dari 286 ayat ini  tergolong surah Madaniyah. Surah ini merupakan surah dengan jumlah ayat terbanyak dalam Al-Qur'an

Surah ini dinamai al-Baqarah yang artinya Sapi Betina sebab di dalam surah ini terdapat kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada Bani Israil (ayat 67-74). Surah ini juga dinamai Fustatul Qur'an (Puncak Al-Qur'an) karena memuat beberapa hukum yang tidak disebutkan dalam surah yang lain. Dinamai juga surah Alif Lam Mim karena ayat pertama di surah berisi tiga huruf arab yakni Alif, Lam, dan Mim.

Imam Ibnu ‘arabi berkata : Didalam surat Al baqarah terdapat seribu perintah dan larangan dan terdapat pula seribu hukum dan khabar (berita). Imam Muslim meriwayatkan satu hadist  dari Abi Hurairah, Nabi Muhammad SAW bersabda:

لا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقابِرَ. إنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ البَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فيهِ سُورَةُ البَقَرَةِ

 “Janganlah kalian jadikan rumah kalian seperti kuburan, karena sesungguhnya syaithan akan lari dari rumah yang dibaca surat al-Baqarah di dalamnya.”

Dalam riwayat lain Nabi Sallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

ان لكل شيء سناما وإن سنام القرآن سورة البقرة

“Setiap sesuatu punya punuk, punuknya Al quran surat AL baqarah”


-Hasyiah As-shawi ‘ala Tafsir Jalalain Juz 1 Hal 21 Cet. Haramaian

Bolehkah Berdebat di medsos Mengenai Masalah Agama?
SImak penjelasan Abi  MUDI






Imam Abu Laits : Tanda Takut Allah


Berkatalah Imam Abu laits yang bahwasanya tanda seseorang itu takut kepada Allah yaitu dengan menjaga anggotanya yang tujuh : 

1. ​Lisan


Termasuk anggota 7 yang pertama adalah lisan, menjaga lisan dari berbohong, ghibah (upat), namimah (adu domba), dusta dan berbicara yang tidak manfaat. Agama menganjurkan agar lisan digunakan dalam hal-hal baik yang diridhai Allah seperti membaca Al quran, melihat ulama dan orang shalih dan membaca kitab-kitab.

​2. Hati
Hati termasuk bagian yang sangat sukar untuk dijaga ketimbang anggota lainnya, hal ini karena ada beberapa hal terkadang anggota dhahirnya mampu menjaga namun hatinya tetap akan merasa iri dengki dan penyakit hati lainnya.
3. Pandangan

Mata diperintahkan untuk membaca Al quran, membaca kitab, dan hal-hal lain yang diridhai Allah SWT. Jangan mempergunakan kepada hal-hal keji, seperti melihat perempuan yang ajnabiyyah, melihat

4. Perut


Menjaga perut agar tidak masuk makanan yang haram. Dalam hal ini Imam Ghazali mengatakan

5. Tangan


Menjaga tangan dari perbuatan haram dan menggunakannya pada ta'at Allah.

6. Langkah


Menjaga langkah dari ma'siat kepada Allah.

7. Ta'at

Menjadikan keta'atannya khusus kepada Allah SWT. Bukan melakukan ibadat karena lainnya.

Mukasyafatul Qulub Hal 9 - 10.

Kisah Cinta Kepada Sang Rasul

Ada seseorang perempuan keluar rumah dengan tujuan untuk memperoleh pelajaran islam dari Nabi SAW bersama para sahabat lain. Di pertengahan ada seorang lelaki yang masih muda melihatnya, Ia bertanya:”Hai perempuan yang mulia, hendak kemana kamu?”.Ia menjawab:
”Aku hendak menghadap Rasulullah SAW untuk mendapatkan pengajaran dari beliau”.Balas pemuda : ”Apakah dirimu cinta benar terhadap nabi SAW?”. Ia menjawab:”Ya, Aku sangat mencintainya”.
”Kalau kamu benar-benar cinta kepada Rasulullah aku minta supaya engkau membuka cadarmu, agar aku bisa melihat wajahmu”.

Manakala anak muda itu bersumpah-sumpah demi kecintaan perempuan itu kepada Rasulullah SAW, maka perempuan itu tadi membuka cadarnya, Anak muda itu dapat melihat dengan jelas wajahnya.
Setelah kembali dari pelajaran agama, perempuan itu tadi memberi tahu pada suaminya tentang peristiwa yang di alaminya bersama seorang pemuda, ketika suaminya mendengar penuturan cerita istrinya maka hatinya bimbang:”Hal itu perlu di uji kebenarannya. Agar aku puas dan jelas persoalannya”.

Lalu suami perempuan itu membuat perapian yang sangat besar dimasukkan kedalam tungku. Tungku itu biasanya di gunakan untuk memasak roti, yang menyerupai sebuah kentongan. Suami perempuan itu menunggu beberapa saat agar api membesar.
Ketika jilatan api telah membesar maka suaminya berkata:

”Demi Kebenaran Rasulullah SAW, masuklah kamu kedalam tungku itu!”.

Begitu istrinya mendengar suaminya bersumpah yang meminta dirinya agar masuk kedalam tungku yang membara, tanpa ragu ia masuk kedalamnya. Ia tidak memperdulikan lagi nyawanya demi kecintaannya kepada Rasulullah SAW.

Manakala suami perempuan itu melihat istrinya benar benar masuk kedalam tungku dan lenyap di selimuti jilatan api, timbullah penyesalan di dalam hatinya. ia menyadari behwa apa yang di katakan itu benar, maka suami perempuan itu tadi menghadap Rasulullah S.A.W. Ia menceritakan kejadian yang berlangsung. Nabi SAW bersabda:”kembalilah. Bongkarlah tungku itu”. Ia segera kembali dan membongkar tungku itu yang masih panas, ternyata di balik tungku itu ia menemukan istrinya dalam keadaan selamat tanpa kurang suatu apapun. Hanya sekujur tubuhnya basah oleh keringatnya sendiri, bagaikan orang yang sedang mandi air panas.Demikian kelebihan yg Allah berikan kepada org yang benar-benar mencintai sang Rasul.

- Uqudullujain

Memuliakan Tamu, Simak Penjelasan Abiya MUDI



Kisah Kusyu' Rabi' Bin Khaytsum

Khusyu' adalah kosongnya hati dari hal-hal yang dapat melalaikan dari mengingat kepada Allah SWT, hati dan fikiran hanya fokus kepada Allah dan tidak kepada yang lain.
Kekhusyukan ini tidak hanya terdapat pada ibadah sembahyang, tetapi pula di realisasikan dimana saja dan kapan saja, terutama ketika menghadap kepada Allah dengan berdzikir dan ibadah ibadah lain nya.

Al kisah, terdapat seorang ulama bernama Rabi' bin khaytsum, seluruh manusia di sekeliling nya menganggap nya adalah orang buta, karena setiap hari beliau menundukkan kepalanya dan menjaga pandangan.
Pernah suatu hari, beliau berangkat ke tempat tinggal sahabatnya yang bernama Ibn Mas'ud, ketika hampir Sampai, budak ibn Mas'ud melihat nya dari kejauhan dan berkata kepada tuannya "tuan, teman mu yang buta akan datang kesini", mendengar perkataan tersebut, Ibn Mas'ud tertawa karena mengetahui apa yang terjadi sebenarnya.
Tiba lah Rabi' bin khaytsum dirumah kawan nya dan mengetuk pintu rumah, pintu di buka oleh budak ibn Mas'ud dan seperti biasa nya, rabi bin khaytsum tetap menunduk kan kepalanya. Setelah Ibn Mas'ud melihat beliau, Ibn Mas'ud berkata "و بشر المخبتين", sungguh demi Allah, seandainya nabi Muhammad SAW melihat mu,beliau akan sangat bahagia".]

Pada suatu hari,  mereka berjalan ke suatu tempat, tatkala Rabi' bin khaytsum melihat kobaran api yang sangat besar, tiba tiba beliau pingsan dan jatuh tersungkur ke tanah.kemudian, Ibn Mas'ud mengangkat beliau dan di bawa ke rumah nya,beliau duduk di samping kepala Rabi' hingga waktu shalat tiba.ketika tiba nya waktu shalat, Rabi' masih dalam keadaan pingsan satu hari penuh,dan tertinggal 5 waktu sembahyang. Kemudian, ketika Ibn Mas'ud terjaga beliau berkata "Demi Allah,ini lah ketakutan yang sebenarnya"

-Ihya' 'Ulumuddin Hal 171 Juz 1 Cet, Haramain


Buku Biografi ABON ABDUL AZIZ (GURU BESAR ULAMA ACEH)

donasi
donasi

selengkapnyaAMALAN SUNAT

selengkapnyaDownload

selengkapnyaDOA

selengkapnyaAswaja