Download Audio Tuhfatul Ikhwan fil Ilm Bayan

Salah satu kitab ilmu balaghah yang umumnya menjadi kitab muqarrar (kurikulum) di dayah-dayah di Aceh adalah Kitab Tuhfatul Ikhwan fil Ilmi Bayan karangan Imam Ahmad ad-Dardir (1127 H-1201 H). Kitab ini dipelajari sebelum santri mempelajari kitab Jauhar Maknun. Pembahasan dalam kitab Tuhfatul Ikhwan ini hanya terbatas pada ilmu Bayan saja yang mencakupi masalah majaz, tasybih dan kinayah. Selain itu pembahasan kitab majaz dalam kitab ini hanya dibatasi atas dasar satu pendapat saja, yaitu pendapat kaum. Hal ini menyebabkan kitab ini tidak tebal. Kitab ini disyarah oleh murid Syeikh Ahmad Dardir sendiri, Syeikh Ahmad Shawi (1175 H- 1241 H), pengarang kitab Hasyiah Shawi 'ala Jalalain. Selanjutnya, hasyiah Imam Shawi ini di beri hasyiah lagi oleh Imam Ali bin Husen al-Bulaqi. Selain syarahan Imam Ahmad Shawi kitab Imam Ahmad Dardir ini juga disyarah oleh beberapa ulama lain.
Bagi yang berminat mendengarkan pengajian kitab Tuhfatul Ikhwan fil Ilm Bayan, bisa mendownloadnya pada link di bawah ini, namun kami mohon maaf, karena pengajiannya menggunakan bahasa Aceh. Kitab cetakan yang dijadikan pegangan halaman dalam audio ini adalah cetakan Haramain, Surabaya.

  1. Halaman 1 - 10
  2. Halaman 10 - 12
  3. Halaman 12 - 14
  4. Halaman 14 - 16
  5. Halaman 16 - 19 (khatam)
Atau bisa juga langsung menuju ke www.archie.org 

Untuk file pdf kitab Tuhfatul Ikhwan bisa di download di SINI, sedangkan untuk hasyiah Imam Ahmad Shawi bisa di download di SINI

Post a Comment

6 Comments

Unknown said…
This comment has been removed by the author.
Unknown said…
Nama guru pengajian kitab bayan nyan soe tgk?
Halaman selanjut jih sampo hal 28 pue na tgk?
Unknown said…
Sayang sekali tak menggunakan bahasa indonesia...padahal itu akan lebih bermanfaat lagi khususnya untuk para santri yang di seluruh indonesia dalam menambah wawasan keilmuan.
Tgk.Edi Yusuf, nyan ka sampe khatam kitab tgk
Audio ini adalah hasil rekaman saat pengajian di kelas yang menggunakan bahasa aceh sebagai bahasa pengantarnya, walaupun blm bisa diambil manfaat oleh tidk mengerti bahasa Aceh, namun untuk sementara smg bisa bermanfaat bagi sebagian kalangan, smg kedepan ada audio yang menggunakan bahasa indonesia..