Dalam Kitab Manhaju Sawi Syarah Usul Thariqah Sa’adati Ba’alawi Karangan Habib Zain Bin Ibrahim Bin Smith, mendefenisikan makna  dari pada tiga istilah ini yaitu Ibadah, Ubudiyyah dan Ubudah menurut Imam Aydarus bin Umar al Habsyi, ialah:

1. Ibadah adalah mengerjakan perbuatan yang diperintahkan dan meninggalkan semua larangan dalam agama Islam
2. Ubudiyyah adalah mengerjakan seluruh perintah agama dengan tulus ikhlas karena hal tersebut perintah Allah SWT
3. Ubudah adalah ibadah yang ia lakukan tidak menisbahkan kepada dirinya serta tidak menganggap dirinya melakukan setiap keta’atan (semuanya datang dari Allah dan kembali kepada Allah)

Sebagaimana firman Allah SWT :

فَلَمْ تَقْتُلُوهُمْ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ قَتَلَهُمْ ۚ وَمَا رَمَيْتَ إِذْ رَمَيْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ رَمَىٰ ۚ وَلِيُبْلِيَ الْمُؤْمِنِينَ مِنْهُ بَلَاءً حَسَنًا ۚ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui (QS: Al Anfal : 17)

Kemudian Imam Ahmad Bin Hasan Al Athas juga membedaan antara tiga istilah ini yakni : Ibadah adalah ketaatan setiap muslim pada umumnya, sedangkan Ubudiyyah adalah ketaatan bagi mereka yang telah tertanam iman pada dirinya dan Ubudah adalah ketaatan ahli ihsan yang telah mendapatkan derajat ma’rifah.

Manhaju Sawi Syarah Usul Thariqah Sa’adati Ba’alawi Hal. 454-455

Hukum Memnolak Ikut Fatwa MPU, Simak Penjelasan Abu MUDI