Google plus twitter facebook RSS feed Berlangganan
Bahtsul Masail mudi mesra

Download Kitab al-Muharrar fil Fiqh Syafii karangan Imam Rafii

Bagi kalangan pelajar fiqh Syafi`yyah, Kitab al-Muharrar karangan Imam Rafii terasa tak asing. ada dua versi pendapat para ulama tentang kitab al-Muharrar, sebagian kalangan menilai bahwa al-Muharrar adalah ringkasan dari kitab al-Wajiz karangan Imam Ghazali, sedangkan kalangan lain (seperti Imam Ibnu Hajar al-Haitamy) menilai bahwa al-Muharrar bukanlah ringkasan dari kitab lain. Kitab al-Muharrar ini merupakan asal bagi kitab Minhaj al-Thalibin, sebuah kitab fiqh karangan Imam Nawawy. Barakah kitab Minhaj sangat terbukti dengan banyaknya para ulama yang bersungguh-sungguh memberikan perhatian kepada kitab ini baik mensyarahnya, maupun meringkasnya. Mempelajari Kitab Minhajut Thalibin akan terasa lebih lengkap bila kita juga memiliki kitab al-Muharrar, karena Imam Nawawi juga sering menyebutkan dalam kitab minhaj beliau ada beberapa lafadh kitab al-Muharrar yang beliau ganti, maka akan lebih menarik bila kita bisa melihat langsung bagaimana nash kitab al-Muharrar.

Bagi yang berminat kitab al-Muharrar, kami memiliki koleksi filenya dalam format PDF. Silahkan download disini.

Download Doa Khatam Majelis Ilmu

Download Doa Khatam Majelis Ilmu

Sebentar lagi tahun 1433 H akan segera berakhir. Bagi kalangan pesantren salafi yang menggunakan tahuan ajaran hijriyah sebagai kelender dalam belajar mengajar maka sebentar lagi akan memasuki tahun ajaran baru. Biasanya para santri saat ini sedang-sedang mengkhatamkan kitab. Demikian juga para guru yang mengajar, saat ini sedang berusaha untuk mengkhatamkan kitab-kitab yang menjadi pelajaran di kelas mereka. Ada baiknya ketika khatam sebuah kitab disudahi dengan membaca doa semoga ilmu yang telah didapat menjadi ilmu yang bermanfaat. Karena ini kali ini kami memuat doa yang dapat dibaca ketika khatam kitab. Kami muat dalam format PDF yang telah kami format dalam bentuk yang rapi. Bagi yang berminat silahkan download disini

Doa untuk menghilangkan was-was

Doa untuk menghilangkan waswasSalah satu fenomena yang juga sering kita saksikan di tempat wudhuk seseorang yang berwudhuk sangat lama, ia membasuh mukanya sampai berkali-laki bahkan ketika ia telah membasuk tangan ia kembali membasuh mukanya lagi padahal ia telah membasuh muka dengan sempurna. Hal seperti ini juga terjadi ketika mandi hadats besar, dimana seseorang mandi dlm waktu yang cukup lama karena ada sangkaan bahwa ada anggota yang belum tersapu air. Demikian juga dalam shalat, kita sering melihat seseorang yang bertakbir ihram sapai beberapa kali, mengulang-ngulang bismilah sampai beberapa kali padahal basmalah telah ia baca dengan benar dan bacaan selanjutnya tidaklah lebih baik dari bacaan sebelumnya.

Kejadian ini merupakan gangguan syaithan yang biasa disebut dengan waswas. Ini merupakan satu penyakit yang harus diobati. Karena ini pihak lbm merasa perlu mempost satu tulisan yang membahas tentang doa-doa yang dapat dibaca untuk menanggulangi waswas, dengan rujukan kalam-kalam ulama terdahulu, selain untuk memenuhi permintaan kepada pihak lbm via email untuk dikirimkan doa penangkal waswas.

Waswas adalah secara harfiyah berarti suara yang khafy/tersembunyi(tajul `urusy) namun kalimat waswas juga dimaksudkan kepada nama syaithan yang selalu mengganggu manusia seperti yang dimaksudkan dalam ayat :

مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ
“Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi”(Q.S.an-Nas ayat 5)

Dalam satu hadist Rasulullah bersabda:
إنَّ لِلْوُضُوءِ شَيْطَانًا يقَالُ لَهُ الْوَلْهَانُ فَاسْتَعِيذُوا بِاَللَّهِ مِنْهُ فَإِنَّهُ يَأْتِي إلَى الْمُتَوَضِّئِ فَيَقُولُ لَهُ : مَا أَسْبَغْت وُضُوءَك مَا غَسَلْت وَجْهَك مَا مَسَحْت رَأْسَك وَيُذَكِّرُهُ بِأَشْيَاءَ يَكُونُ فَعَلَهَا فَمَنْ نَابَهُ شَيْءٌ مِنْ ذَلِكَ فَلْيَسْتَعِذْ بِاَللَّهِ مِنْ الْوَلْهَانِ فَإِنَّ اللَّهَ يَصْرِفُهُ عَنْهُ
"Sesungguhnya bagi wudhuk ada syaithan yang bernama walhan, maka berlindunglah kamu dengan Allah darinya, ia mendatangi orang yang berwudhuk dan berkata; kamu belum menyempurnakan wudhukmu, kamu belum membasuh wajahmu, kamu belum meyapu kepalamu dan ia mengingatkannya dengan segala hal yang telah ia kerjakan. Maka barang siapa ditimpa demikian maka hendaklah ia berlindung dengan Allah dari walhan, karena bangwa sungguhnya Allah akan menjauhkannya”.

Walhan adalah nama Syaithan yang bertugas menganggu ketika berwudhuk dan bersuci, sedangkan syaithan yang bertugas mengganggu ketika shalat dinamakan dengan Khanzab.
Biasanya waswas ini hanya akan menimpa kalangan pelajar agama, jarang sekali masyarakat awam yang terkena waswas. Menanggapi fenomena ini Imam al-Yafii dalam kitabnya ad-Durar an-Nadhim mengatakan karena pencuri tidak akan mencuri di rumah yang runtuh (reruntuhan rumah yang telah ditinggalkan penghuninya). (maksudnya syaithan hanya akan lebih berusaha merusak ibadah orang yang imannya sempurna). Bagi orang yang kuat imannya Syaithan hanya dapat masuk dalam hati mereka ketika hati mereka lalai dari zikir kepada Allah, sedangkan bla hati mereka tengah berbimbang dengan berzikir kepada Allah maka Syaithan tidak akan memiliki jalan untuk mengganggu hati manusia. Namun membiarkan diri dalam waswas dan menurutinya merupakan satu kerusakan pada akal dan menunjuki kejahilan dalam ilmu agama.( Hasyiah Bujairimy `ala Khatib jilid 2 hal 19 Cet. Dar Fikr)

Berikut ini beberapa doa yang bisa dibaca untuk mengantisipasi waswas yang kami nukil dari beberapa kitab para ulama beserta rujukannya:

1. Salah satu doa yang dibacakan untuk menghilangkan waswas baik yang muncul ketika shalat, wudhuk ataupun ketika waktu lain adalah doa yang diajarkan oleh Imam Abu as-Syazily kepada para murid-murid beliau, dalam sebagian kitab doa ini disebutkan berasal dari Imam Syafii;

Meletakkan tangan kanan atas dada sebelah kiri sambil membaca doa dibawah ini sebanyak tujuh kali :

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ الْخَلَّاقِ الْفَعَّالِ 

Selanjutnya membaca ayat al-Quran dibawah ini:

إنْ يَشَأْ يُذْهِبْكُمْ وَيَأْتِ بِخَلْقٍ جَدِيدٍ وَمَا ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ بِعَزِيزٍ
Jika Dia menghendaki, niscaya Dia membinasakan kamu dan mengganti(mu) dengan makhluk yang baru, dan yang demikian itu sekali-kali tidak sukar bagi Allah. (Q.S. Ibrahim ayat 19-20)

2. Meludah kekiri sebanyak tiga kali setelah beristi`azah:
Dalam satu riwayat shahabat Rasulullah Usman bin Ashy mengadu kepada Rasulullah perihal waswas syaithan:
وقال عثمان بن العاصي رضي الله عنه: يا رسول الله الشيطان حال بيني وبين صلاتي وقراءتي.فقال: ذلك شيطان يقال له خنزب إذا أحسسته فتعوذ بالله منه واتفل على يسارك ثلاثا.قال: ففعلت ذلك فأذهبه الله عني.

Berkata `Usman bin `Ashy ra “Ya Rasulullah, Syaithan telah menghalangi antaraku dan shalatku. Rasulullah berkata “itu adalah dari Syaithan yang bernama Khanzab, apabila kamu merasainya maka berlindunglah kepada Allah dan meludahlah tida kali kekiri”. Usman bin Ashy berkata “maka akupun mengerjakan seperti demikian maka Allah menghilangkan waswas dariku.”

Adapun isti`azah yang dapat diucapkan untuk mengantisipasi gangguan dari khanzab adalah seperti:

اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِك مِنْ شَيْطَانِ الْوَسْوَسَةِ خَنْزَبٍ
“Ya Allah, aku berlindung denganMu dari Syaithan, waswas khanzab”

3. Memperbanyak membaca :
لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ
para ulama mengatakan bahwa syaithan akan mundur ketika mendengar kalimat tersebut, apalagi kalimat tersebut merupakan zikir utama.

4. Membaca doa :
اللَّهُمَّ إنَّك سَلَّطْتَ عَلَيْنَا بِذُنُوبِنَا عَدُوًّا بَصِيرًا بِعُيُوبِنَا يَرَانَا هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لَا نَرَاهُمْ فَآيِسْهُ مِنَّا كَمَا آيَسْتَهُ مِنْ رَحْمَتِك وَقَنِّطْهُ مِنَّا كَمَا قَنَّطْتَهُ مِنْ عَفْوِك وَبَعِّدْ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ جَنَّتِك إنَّك عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٍ
“Ya Allah bahwa sungguhnya engkau kuasakan atas kami dengan dosa kami musuh yang dapat melihat dengan aib-aib kami, dia dan golongannya melihat kami dari arah yang kami tak dapat melihat mereka. Maka putus asakanlah dia dari kami sebagaimana engkau putus asakan dia dari rahmatMu, dan putuskan harapannya dari kami sebagaimana engkau putuskan harapannya dari keampunan Engkau. Dan jauhkan antara kami dan dia sebagaimana engkau jauhkan antara dia dan surgaMu. Bahwa sunggu Engkau maha kuasa atas tiap sesuatu.”

Referensi;
Hasyiah Bujairimy `ala khatib jilid 2 hal 18 Cet. Dar Fikr

Download Kitab Shawa`iq Al Muhriqah/Kitab Belut

Kitab Shawa`iq Al Muhriqah/Kitab BelutMelihat namanya, mungkin yang terlintas dibenak kita adalah kitab ini adalah kitab karangan Ibnu Hajar Al Haitamy. Memang namanya sama tapi ini bukanlah kitab Shawa`iq Muhriqah karangan Imam Ibnu Hajar al-Haitamy, tetapi ini sebuah kitab karangan ulama Nusantra, KH. Muhammad Mukhtar bin `Atharid Al Jawy. Kitab menerangkan bagaimana hukum belut, sejenis hewan yang hidup di air. Sebagaimana mushannif ceritakan pada awal muqaddimah kitab tersebut. Pada tahun 1329 H terjadi perdebatan diantara para ulama Nusantara tentang hukum mengkonsumsi belut. Karena itulah Mushannif mengarang kitab tersebut, mushannif lebih condong kepada bahwa belut tersebut halal untuk dikonsumsi. Pendapat tersebut beliau sertakan dengan dalil-dalil yang menarik untuk dipelajari.

Bagi yang ingin memiliki file dalam format FDF silahkan DOWNLOAD DISINI

Doa Ibu hamil dan hal yang disunatkan ketika melahirkan

Doa Ibu hamil dan hal yang disunatkan ketika melahirkanMenghadapi kehamilan bagi pengantin baru merupakan hal yang sangat tabu dalam kehidupannya, banyak usaha yang dilakukan agar buah hatinya sehat dan selamat. Namun tidak sedikit yang terpaku pada hal yang bersifat lahiriyah saja, karena memang hal ini yang tampak oleh indera kita. Padahal kerohanian sang buah hati tidak kalah penting untuk dijaga dan diperhatikan, karenanya sangat baik jika kita mempersiapkan apa yang menjadi kebutuhan buah hati mulai dari masa dalam kandungan.

لا حولا و لا قوة إلا بالله Kita hanya berusaha, namun Allah akan memberikan apa yang menjadi sangkaan hamba-Nya. Semoga tulisan singkat yang sangat sederhana ini, kiranya mampu menjadi obat dan embun bagi kita dalam menanti sang buah hati. والله المستعان

Apabila suami menginginkan anak laki-laki, maka hendaknya meletakkan tangannya di atas perut isterinya sejak awal kehamilan dengan membaca doa di bawah ini sebanyak 3 kali

أَللَّهُمَّ إِنِّى أُسَمِّى ماَ فِى بَطْنِهاَ مُحَمَّداً فَاجْعَلْهُ ذَكَراً

Disunatkan bagi orang hamil membaca pada masa kehamilan
  • Satu, Dua dan Tiga bulan Surat Muhammad dan al-Luqman 
  • Empat, Lima dan Enam bulan Surat Yusuf 
  • Tujuh, Delapan dan Sembilan Surat Ar-Rahman dan Maryam

Faedah:
  1. Surat Muhammad dan al-Luqman adalah insyaAllah akan baik akhlak anaknya.
  2. Surat Yusuf adalah insyaAllah akan baik rupa dan paras anaknya.
  3. Surat ar-Rahman dan Maryam adalah insyaAllah akan melahirkan.

Dianjurkan selama masa kehamilan, mulai bulan pertama sampai sembilan membaca ayat 35 Surat Ali ‘Imran setiap selesai Shalat Fardhu, yaitu:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. إِذْ قَالَتِ امْرَاءَةُ عِمْرَانَ رَبِّ إِنِّى نَذَرْتُ لَكَ مَا فِى بَطْنِى مُحَرَّراً فَتَقـَبَّلْ مِنِّى إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ


Dan wirid Saiyidah Siti Aminah Ibunda Rasulullah, faedah wirid ini, insyaAllah anak kelak akan menjadi orang yang shalih/shalihah lagi alim. Hendaknya ibu hamil memperbanyak wirid ini setiap saat.

وَاللَّهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ تاَرَةً أُخْرَى

Kemudian dianjurkan juga selama masa kehamilan, mulai bulan pertama sampai sembilan membaca doa dibawah ini sebanyak tiga kali setiap hari setelah selesai Shalat Subuh, Magrib dan Isya’

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شَرِّهاَ مِنْ إِبْلِيْسَ وَ جُنُوْدِهِ أُعِيْذُهُ بِالْوَاحِدِ الصَّمَدِ مِنْ كُلِّ شَرٍّ وَ اْلحَسَدِ
أَللَّهُمَّ لَكَ اْلحَمْدُ وَ مِنْكَ الْفَرْجُ وَ إِلَيْكَ اْلمُشْتَكَى وَ بِكَ اْلمُسْتَعاَنُ وَ لاَ حَوْلاَ وَ لاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ


Doa untuk Ibu hamil supaya selamat, dibaca setiap selesai shalat fardhu

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ.
أَللَّهُمَّ احْفَظْ وَلَدِى مَادَامَ فِى بَطْنىِ وَ اشْفِهِ أَنْتَ شَافٍ لاَ شِفاَءَ إِلاَّ شِفاَؤُكَ شِفاَءً عَاجِلاً لاَ يُغاَدِرُ سَقَماً وَ أَنْتَ خَيْرُ مَسْؤُوْلٍ
أَللَّهُمَّ صَوِّرْهُ فِى بَطْنِى صُوْرَةً حَسَنَةً جَمِيْلَةً وَ ثَبِّتْ قَلْبَهُ إِيْمَاناً بِكَ وَ بِرَسُوْلِكَ.
أَللَّهُمَّ أَخْرِجْهُ مِنْ بَطْنِى وَقْتَ وِلاَدَتِى سَهْلاً وَ تَسْلِيْماً وَ لاَ مُعْسِراً وَ اْنفَعْنىِ بِهِ فىِ الدُّنْياَ وَ اْلآخِرَةِ آمِيْنَ وَ تَقَبَّلْ دُعَائِى كَمَا تَقَبَّلْتَ دُعَاءَ نَبِيِّكَ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ
أَللَّهُمَّ احْفَظْ الْوَلَدَ الَّذِى أَخْرَجْتَ مِنْ عَالَمِ الظُّلْمِ إِلىَ عَالَمِ النُّوْرِ وَ اجْعَلْهُ صَحِيْحاً كاَمِلاً عَاقِلاً لَطِيْفاً حَاذِقاً عَالِماً عَامِلاً مُباَرَكاً مِنْ كَلاَمِكَ اْلكَرِيْمِ حَافِظاً
أَللَّهُمَّ طَوِّلْ عُمْرَهُ وَ صَحِّحْ جَسَدَهُ وَ حَسِّنْ خُلُقَهُ وَ افْصَحْ لِساَنَهُ وَ أَحْسِنْ صَوْتَهُ لِقِرَاءَةِ اْلحَدِيْثِ وَ اْلقُرْآنِ اْلكَرِيْمِ بِـبَرْكَةِ سَيِّدِناَ ُمحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ وَ اْلحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعاَلَمِيْنَ


Doa untuk Suami semasa hamil membaca setiap selesai shalat fardhu

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
أَللَّهُمَّ احْفَظْ وَلَدِى مَادَامَ فِى بَطْنِ زَوْجَتىِ وَ اشْفِهِ أَنْتَ شَافٍ لاَ شِفاَءَ إِلاَّ شِفاَؤُكَ شِفاَءً عَاجِلاً لاَ يُغاَدِرُ سَقَماً
أَللَّهُمَّ صَوِّرْهُ فِى بَطْنِ زَوْجَتِى صُوْرَةً حَسَنَةً جَمِيْلَةً وَ ثَبِّتْ قَلْبَهُ إِيْمَاناً بِكَ وَ بِرَسُوْلِكَ
أَللَّهُمَّ أَخْرِجْهُ مِنْ بَطْنِ زَوْجَتِى وَقْتَ وِلاَدَتِهاَ سَهْلاً وَ تَسْلِيْماً وَ لاَ مُعْسِراً وَ اْنفَعْنىِ بِهِ فىِ الدُّنْياَ وَ اْلآخِرَةِ آمِيْنَ وَ تَقَبَّلْ دُعَائِى كَمَا تَقَبَّلْتَ دُعَاءَ نَبِيِّكَ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ
أَللَّهُمَّ اجْعَلْهُ صَحِيْحاً كاَمِلاً وَ عَاقِلاً لَطِيْفاً حَاذِقاً عَالِماً عَامِلاً
أَللَّهُمَّ طَوِّلْ عُمْرَهُ وَ صَحِّحْ جَسَدَهُ وَ حَسِّنْ خُلُقَهُ وَ افْصَحْ لِساَنَهُ وَ أَحْسِنْ صَوْتَهُ لِقِرَاءَةِ اْلحَدِيْثِ وَ اْلقُرْآنِ اْلكَرِيْمِ بِـبَرْكَةِ سَيِّدِناَ ُمحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ وَ اْلحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعاَلَمِيْنَ


Disunatkan pada saat akan melahirkan membaca Shalawat Nariyah, yaitu :

أَللَّهُمَّ صَلِّ صَلاَةً كاَمِلَةً وَ سَلِّمْ سَلاَماً تاَماًّ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدِنِ الَّذِى تَنْحَلُّ بِهِ اْلعُقَدُ وَ تَنْفَرِجُ بِهِ اْلكُرَبُ وَ تُقْضَى بِهِ اْلحَوَائِجُ وَ تُناَلُ بِهِ الرَّغاَئِبُ وَ حُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَ يُسْتَسْقَى اْلغَماَمُ بِوَجْهِهِ اْلكَرِيْمِ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ فِى كُلِّ لَمْحَةٍ وَ نَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

Bacaan yang disunatkan kepada orang yang berada disisi orang yang melahirkan:
  1. Ayat Kursi

    اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي اْلأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَ يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ وَلاَ يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
  2. Ayat 54 Surat al-A’raf

    إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِ أَلاَ لَهُ الْخَلْقُ وَاْلأَمْرُ تَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ
  3. Surat al-Falaq
    قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ. مِن شَرِّ مَا خَلَقَ. وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ. وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ. وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
  4. Surat an-Naas
    قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاس. مَلِكِ النَّاسِ. إِلَهِ النَّاسِ. مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ. الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ. مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ
  5. Doa Karbi, yaitu :

    لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ اْلعَظِيْمُ اْلحَلِيْمُ. لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ الْعَرْشِ اْلعَظِيْمِ. لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ السَّماَوَاتِ السَّبْعِ وَ رَبُّ اْلأَرْضِ وَ رَبُّ اْلعَرْشِ اْلكَرِيْمِ
  6. Doa Nabi Yunus, yaitu :

    لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّى كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ

Apabila ibu sukar (mengalami kendala saat) melahirkan, maka dituliskan (doa/rajah) pada bejana (piring) yang baru, kemudian dihapuskan dengan air (dituangkan air ke dalam piring tersebut) lalu sebahagiannya diminumkan kepada ibu yang sedang melahirkan dan sebahaian lain dipercikkan kewajahnya, yaitu ;

اخرج أيها الولد من بطن ضيقة إلى سعة هذه الدنيا
اخرج بقدرة الله الذي جعلك في قرار مكين إلى قدر معلوم
لو أنزلنا هذا القرآن على جبل لرأيته خاشعا متصدعا من خشية الله وتلك الأمثال نضربها للناس لعلهم يتفكرون هو الله الذي لا إله إلا هو عالم الغيب والشهادة هو الرحمن الرحيم هو الله الذي لا إله إلا هو الملك القدوس السلام المؤمن المهيمن العزيز الجبار المتكبر سبحان الله عما يشركون
هو الله الخالق البارئ المصور له الأسماء الحسنى يسبح له ما في السماوات والأرض وهو العزيز الحكيم
وننـزل من القرآن ما هو شفاء ورحمة للمؤمنين

Hal-hal yang disunatkan ketika bayi baru lahir:
  1. Mengumandangkan azan pada telinga kanannya.
  2. Membaca Surat al-Ikhlash pada telinga kanannya.
  3. Membaca Surat al-Qadr, yaitu:

    إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ. وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ. لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ. تَنَزَّلُ الْمَلائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ. سَلامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ
  4. Membaca Ayat 36 Surat Ali ‘Imran.
    وَإِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
  5. Membaca Iqamah pada telinga kiri.
  6. Mencicipi bayi dengan buah kurma, bila tidak ada maka dengan makanan yang manis yang tidak tersentuh api, seperti anggur dan lainnya. Hal ini sebaiknya dilakukan oleh laki-laki yang shalih.
  7. Mencukur rambut pada hari ketujuh dari kelahiran. Kemudian rambut bayi ditimbang dengan timbangan emas dan disunatkan bersadaqah seberat kadar rambutnya.
    Doa mencukur rambut bayi

    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. أَللَّهُمَّ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَ نُوْرُ الشَّمْسِ وَ اْلقَمَرِ. أَللَّهُمَّ سِرُّ اللهِ نُوْرُ النُّبُوَّةِ رَسُوْلِ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ

  8. Memberi nama pada hari ketujuh dengan nama-nama yang baik/islami.
  9. Menyembelih aqiqah pada hari ketujuh.


Doa memberi nama bayi/Aqiqah

أَللَّهُمَّ إِناَّ نَسْئَلُكَ السَّلاَمَةَ فِى الدُّنْياَ وَ الدِّيْنِ وَ الزِّياَدَةَ وَ الْبَرَكَةَ فىِ اْلعِلْمِ وَ الرِّزْقَ اْلمَرْزُوْقِيْنَ.
أَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَلَّمْتَ آدَمَ اْلأَسْمَاءَ كُلَّهاَ فَقَدْ أَمَرَناَ نَبِـيُّناَ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ بِإِحْسَانِهَا فَهَا نَحْنُ نُسَمِّى هَذَا اْلوَلَدَ بِإِسْمٍ يُنَاسِبُ هَذَا اْلبَلَدَ (.....)
إِلَهَنَا أَصْبَحْناَ عَلَى فِطْرَةِ اْلإِسْلاَمِ وَ عَلىَ كَلِمَةِ اْلإِخْلاَصِ وَ عَلىَ دِيْنِ نَبِـيِّناَ مُحَمَّدٍ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ وَ عَلىَ مِلَّةِ أَبِيْناَ إِبْراَهِيْمَ حَنِيْفاً مُسْلِماً وَ ماَ كَانَ مِنَ اْلمُشْرِكِيْنَ
أَللَّهُمَّ إِناَّ نَسْئَلُكَ لِسَاناً ذَاكِراً وَ قَلْباً شَاكِراً وَ بَدَناً صَابِراً وَ زَوْجَةً تُعِيْـنُناَ فىِ الدُّنْياَ وَ الآخِرَةِ وَ نَعُوْذُبِكَ مِنْ وَلَدٍ يُكُوْنُ عَلَيْناَ سَيِّداً وَ مِنْ إِمْراَءَةٍ تُشَيِّـبُناَ قَبْلَ وَقْتِ اْلمُشِيْبِ وَ مِنْ مَالٍ يَكُوْنُ عَذَاباً لَناَ وَ وَباَلاً عَلَيْناَ وَ مِنْ جاَرٍ إِنْ رَائَى مِناَّ حَسَنَةً كَتَمَهَا وَ إِنْ رَائَى مِنَّا سَيِّئَةً أَفْشَاهَا تَقَبَّلْ عَقِيْقَـتَهاَ رَبَّناَ بِرَحْمَتِكَ ياَ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Yang berminat mendownload doa ini dalam format word silahkan ke DOWNLOAD DOA MASA KEHAMILAN


donasi
donasi

selengkapnyaAMALAN SUNAT

selengkapnyaDownload

selengkapnyaDOA

selengkapnyaAswaja