Google plus twitter facebook RSS feed Berlangganan
Bahtsul Masail mudi mesra

Fatwa Abuya Muda Waly: Hukum Menjual Darah

Fatwa Abuya Muda Waly: Hukum Menjual DarahSoal:
Apakah hukumnya menjual darah?

Jawaban:
Hukum menjual darah itu tidak sah karena darah tersebut tidak suci dan tidak mungkin di sucikan tetapi kalau di maksudkannya dengan jual itu memindahkan ikhtishah adalah sah hukumnya. Nashnya :

الذي ينبغي أن معتقد النجاسة إذا قصد حقيقة البيع لا يصح، وإذا قصد نقل الاختصاص صح، وكذا إن أطلق كما في البرماوي اهـ بجيرمى فتح الوهاب الجزء الثانى نمرة 177

Dan uang harganya tidak halal dengan maksud jual tersebut dan yang serupa anjing sama dengan anjing karena sabda Nabi : نهي عن ثمن الكلب tetapi kalau di berikan uang itu dengan hati yang senang dan bukan atas nama harga jual darah maka kalau begitu halal hukumnya.

Fatawa Abuya Muda Wali al-Khalidi, Hal 40 Cet. Bukit Tinggi

Pertanyaan dari Padang Sumatra Barat

Share artikel ini :
Dapatkan update topik terbaru via email dengan mendaftarkan alamat email anda di form di bawah ini:

Setelah memasukkan email dan klik subscribe, cek email lalu ikuti link verifikasi.

5 komentar untuk Fatwa Abuya Muda Waly: Hukum Menjual Darah

assalamualaikum Tgk...tolong penjelasan bacut.. contohnya saya di suruh dokter mencari 2 kantong darah untuk keluarga saya yg sedang sakit.keluarga dan kerabat saya tidak ada yg cocok golongan darahnya atau ada faktor lain tidak bisa mengdonorkan darahnya.terus saya ke PMI,di pmi saya harus bayar sesuai dengan ketentuan yang berlaku satu kantong rp200.000 tidak boleh kurang.
Apakah cara kerja PMI sah karna hargany sudah di tentukan? mohon penjelasannya
wassalam

assalamualaikum Tgk...tolong penjelasan bacut.. contohnya saya di suruh dokter mencari 2 kantong darah untuk keluarga saya yg sedang sakit.keluarga dan kerabat saya tidak ada yg cocok golongan darahnya atau ada faktor lain tidak bisa mengdonorkan darahnya.terus saya ke PMI,di pmi saya harus bayar sesuai dengan ketentuan yang berlaku satu kantong rp200.000 tidak boleh kurang.
Apakah cara kerja PMI sah karna hargany sudah di tentukan? mohon penjelasannya
wassalam

wa`alaikum salam

Yang tidak sah adalah menjualnya..Bila pun di jual maka pemanfaatan terhadap darah dan uang tersebut tetapsah, karena telah ada kerelaan dr kedua belh pihak, namun akad jual tersebut tetap fasid...
Dalam fatwa Abuya di atas telah di jelaskan sah memindahkan ishtishah,,,artinya darah tersebut adalah hak PMI maka boleh saja ia memberikan kepada orang lain dengan persyaratan harus di berikan uang 200 ribu, bukan dengan lafadh jual beli..

maaf Tgk....
Tgk mengatakan akad jual darah tersebut tetap fasid,bagaimanakah pemahamannya,apakah haram atau bagaimana??
Bagaimanakah yang di maksut dengan lafadh jual beli.
wassalam

wa`alaikum salam

Boleh saja PMI melakukan demikian tapi bukan dengan jalan jual beli, tetapi badal yad; maksudnya menggantikan hak iskhtishah PMI terhadap darah tersebut.