Google plus twitter facebook RSS feed Berlangganan
Bahtsul Masail mudi mesra

Bagaimana Hukumnya Jika Zakar (Penis) Bergerak dalam Salat?

Bagaimana Hukumnya Jika Zakar (Penis) Bergerak dalam Salat?..

Deskripsi masalah :
Gerakan anggota tubuh dalam salat memang memberikan dampak yang baik bagi kesehatan tubuh, karena setiap gerakannya dapat menimbulkan atau merangsang jaringan sel dan peredaran di dalam tubuh untuk bekerja lebih optimal. Kondisi tubuh akan lebih sehat dan segar karena aliran darah lancer dan tidak ada yang tersumbat. Gerakan dalam salat ada yang membatalkan salat dan ada juga yang tidak sebagaimana yang telah disebutkan dalam bab yang membatalkan salat.

Pertanyaan :
Namun jika yang bergerak itu Zakar , apakah membatalkan salat?

Jawaban :
Gerakan zakar yang normal dalam salat tidak berpengaruh kepada batal salat sekalipun banyak dan berulang-ulang karena yang demikian dianggap gerakan ringan dan hanya dihukumkan makruh. Gerakan zakar tersebut sama halnya dengan gerakan jari saat mengaruk dengan ketentuan tidak bergerak telapak tangannya. Gerakan pelupuk mata, bibir, zakar atau lisannya tidak membatalkan salat karena semuanya masih mengikuti (menempel dengan tidak bergerak) pada tempatnya yang tetap dan tidak bergerak. Seperti seperti halnya jari-jemari yang tetap pada tangan dan kelopak mata yang ada pada kepala. Namun demikian, bila dilakukan dengan sengaja dan bertujuan untuk mempermainkan salat, maka salatnya dihukumi kepada batal, karena mempermainkan salat. Wallahua’lam..

Referensi :

Iaanatuttalibin juz 1 hal 215, cet haramain

(لا) تبطل (بحركات خفيفة) وإن كثرت وتوالت، بل تكره، (كتحريك) أصبع أو (أصابع) في حك أو سبحة مع قرار كفه، (أو جفن) أو شفة أو ذكر أو لسان، لانها تابعة لمحالها المستقرة كالاصابع.

Mahalli juz 1, hal 190 cet. daarul ihya al-kutub

(وتبطل بالوثبة الفاحشة) قطعا كما قال في أصل الروضة إلحاقا لها بالكثير (لا الحركات الخفيفة المتوالية كتحريك أصابعه في سبحة أو حك في الأصح) إلحاقا لها بالقليل والثاني ينظر إلى كثرتها
قوله: (كتحريك أصابعه) أي مع قرار ساعده وراحته، وهي المراد بقول بعضهم مع قرار كفه، لأن الأصابع بعض الكف بل الوجه، الاكتفاء بقرار ساعده فقط، فراجعه وكالأصابع آذانه وأجفانه وحواجبه ولسانه وشفتاه، وذكره وأنثياه.

Share artikel ini :
Dapatkan update topik terbaru via email dengan mendaftarkan alamat email anda di form di bawah ini:

Setelah memasukkan email dan klik subscribe, cek email lalu ikuti link verifikasi.

belum ada komentar untuk Bagaimana Hukumnya Jika Zakar (Penis) Bergerak dalam Salat?