Google plus twitter facebook RSS feed Berlangganan
Bahtsul Masail mudi mesra

Status Orang Yang Berwudhu Sedangkan Duri Masih Di Kaki

Deskripsi Masalah :

Berangkat subuh pulang petang demi mencari sesuap nasi untuk keluarga, sudah menjadi kebiasaan bagi orang yang sehari-hari bekerja di kebun, sehingga tidak sedikit ada yang melakukan kewajibannya sebagai seorang muslim yaitu shalat lima waktu di tempat ia bekerja. Dan pasti duri bukanlah suatu hal yang asing lagi bagi mereka, ketika ia berwudhu terdapat duri yang terselip di salah satu anggota wudhunya.

Pertanyaan :

Bagaimanakah hukum wudhuk sa’at duri tersebut belum dicabut?

Jawaban:

1. Apabila duri tersebut separuhnya masuk ke dalam dan yang lainnya masih di luar, maka wudhunya tidak sah hingga ia mencabutnya, lalu membasuhnya. Karena tempat bersarangnya duri tersebut termasuk ke dalam anggota dhahir/tampak.



2. Seandainya duri itu masuk seluruh bagiannya, maka tempat bersarang duri itu tidak termasuk anggota dhahir, dan tidak wajib membasuh kedalamnya, sehingga wudhunya juga dianggap sah.


(فرع) لو دخلت شوكة في رجله وظهر بعضها، وجب قلعها وغسل محلها لانه صار في حكم الطاهر، فإن استترت كلها صارت في حكم الباطن فيصح وضوؤه. ولو تنفط في رجل أو غيره لم يجب غسل باطنه ما لم يتشقق، فإن تشقق وجب غسل باطنه ما لم يرتتق.)فتح المعين, الجزء الاول, المكتبة الحرمين, الصفحة 41)

Share artikel ini :
Dapatkan update topik terbaru via email dengan mendaftarkan alamat email anda di form di bawah ini:

Setelah memasukkan email dan klik subscribe, cek email lalu ikuti link verifikasi.

belum ada komentar untuk Status Orang Yang Berwudhu Sedangkan Duri Masih Di Kaki