Hukum Memelihara Burung

Deskripsi Masalah:

Tidak sedikit orang yang punya hobi suka memelihara binatang binatang tertentu terutama burung yang kita lihat memiliki suara dan kicauan yang merdu serta bulu bulu yang cantik dan mempesona,nah…burung tersebut pun kita lihat dikurung dalam sangkar sehingga dibatasi kebebasannya.yang menjadi persoalan sekarang apakah boleh bagi kita ummat islam mengurung dan membatasi serta memelihara berung burung tertentu?

Jawaban:

Ternyata para ulama sudah menjawab persoalan ini dalam kitab kitab mereka sehingga mereka berkata boleh jika seandainya seseorang memelihara dan membatasi kebebasan unggas yang dipeliharanya dengan catatan selalu memberikan makan atau umpan pada saat waktunya,

kitab Hasyiyah Qalyubi Wa Amirah ,cet:haramain juz 4,halaman 95:

له حبس حيوان ولو لسماع صوته او التفرج عليه او نحو كلب للحاجة اليه مع اطعامه

Boleh seseorang menahan(memelihara) hewan walau hanya sekedar mendengar suaranya atau gemar dan senang melihatnya,atau menahan anjing ntuk suatu kebutuhan dengan catatan hewan tersebut diberi makan atau umpan sesuai kebutuhannya.
Kemudian dalam kitab Syarah Al-Iqna karya Syaikh Khatib Syarbaini bairut juz 5 hal: 90 cet: darul kutub ilmiyah disebutkan:

سئل القفال عن حبس الطيور في اقتناص لسماع اصواتها او غير ذلك,فاجاب بالجوازاذا تعهد ها مالكها بما يحتاج اليه لانها كالبهيمة تربط

Imam Quffal ditanyakan tentang persoalan burung yang dikurung dalam sangkar yang hanya untuk didengarkan kicauan nya atau lainnya .maka beliau menjawab boleh jika pemiliknya memperhatikan sesuatu yang dihajatkan burung tersebut(umpan/makanan) karna persoalan itu sama halnya persoalan binatang yang diikat.
Maka darisitu dapat saudara ambil kesimpulan boleh memelihara burung dengan tujuan yang mubah dengan catatan sealalu memperhatikan makannya.

Keadaan Mukmin Fasiq Dalam Neraka, TASTAFI MRB 6Jumadil Akhir 1438 H [Abu Syaikh Hasanoel Basri HG]

Posting Komentar

0 Komentar