Google plus twitter facebook RSS feed Berlangganan
Bahtsul Masail mudi mesra

Fi’il dan Pembagiannya


Pada kesempatan kali ini kami akan sedikit membahas tentang ilmu nahu, khususnya tentang pembagian Fi'il. Ditinjau dari Aspek kandungan Zamannya, Fi'il terbagi kepada 3, yaitu:

  •  Fi’il Madhi
الماضي: ما دل على معنى في نفسه مقترن بالزمان الماضي

Fi’il Madhi adalah fi'il yang menunjukkan makna kepada dirinya sendiri dan   disertai dengan zaman madhi ( zaman yang telah lalu)

Contoh:

جاء, اجتهد, تعلّم

Tanda fi’il Madhi:
    a. Menerima taa ta'nis sakin, seperti;                                                             كتبتْ
b. Menerima taa dhamir, seperti; .كتبتَ, كتبتِ, كتبتما, كتبتم, كتبتنّ, كتبتُ
  •  Fi’il Mudhari’
المضارع: ما دل على معنى في نفسه مقترن بزمان يحتمل الحال والاستقبال

Fi’il Mudhari’ adalah  Fi'il yang menunjukkan makna pada dirinya dan disertai dengan zaman yang kadang-kadang boleh jadi  hal (zaman sekarang) dan Mustaqbal (zaman yang akan datang)

Contoh:
يجئ, يجتهد, يتعلم

Tanda fi’il Mudhari’ :
a. Menerima السين, seperti; سيقول
b. Menerima سوف, seperti; سوف نجيء
c. Menerima لم, seperti; لم أكسلْ
d. Menerima لن, seperti; لن أتأخر


  • Fi’il Amar
الامر: ما دل على طلب وقوع الفعل من الفاعل المخاطب بغير لام الأمر

Fi’il Amar adalah Fi'il yang menunjukkan kepada tuntutan terjadi perbuatan dari fa’il yang dikhitabkan dengan selain lam amar.

Contoh:
جيء, اِجتهدْ, تعلمْ


Tanda fi’il Amar adalah  menunjukkan kepada tuntutan dengan shighat (lafad), kemudian menerima yaa muannats yang mukhatabah, seperti; .  اجتهدي

Share artikel ini :
Dapatkan update topik terbaru via email dengan mendaftarkan alamat email anda di form di bawah ini:

Setelah memasukkan email dan klik subscribe, cek email lalu ikuti link verifikasi.

belum ada komentar untuk Fi’il dan Pembagiannya