Google plus twitter facebook RSS feed Berlangganan
Bahtsul Masail mudi mesra

Orang Kafir Memandikan Jenazah Muslim

Diskripsi masalah:

Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati, namun kita tidak mengetahui kapan dan dimana akan menemui ajal, kadangkala ajal menjemput kita ketika sedang berada di kampung halaman, namun tidak tertutup kemungkinan kita meninggal di perantauan, bagaimanakah jika kita meninggal di lingkungan mayoritas non muslim dan dimandikan oleh mereka ?

Pertanyaan:

Bolehkah yang memandikan mayit itu dari kalangan non muslim ?

Jawaban:

Memandikan mayit tujuannya adalah untuk membersihkan si mayit (nadhafah) sekalipun yang memandikan bukan ahli bagi niat (nonmuslim) karena berdasarkan pendapat kuat tidak disyaratkan niat dari orang yang memandikan sehingga boleh dimandikan oleh non muslim.

Referensi:

(قوله وىكفى غسل كافر) اى للمىت وذلك لحصول المقصودمن غسله وهوالنظافةوان لم ىكن اهلاللنىةلان نىةالغاسل لاتشترط على الاصح
Ianatuttalibin hal 109 juz 2 cetakan haramain.


(ولاتجب نىةالغاسل)اى لاتشترط فى صحةالغسل(فى الاصح)لان القصدبغسل المىت النظافة وهى لا تتوقف على نىة.والثانى يجب لانه غسل واجب كغسل الجنابة فينوى عندافاضةالماءالقراح الغسل الواجب او غسل المىت ذكره فى شرح المهذب
Kitab Al mahalli hal 376 juz 1 cet Darul fikri.

Share artikel ini :
Dapatkan update topik terbaru via email dengan mendaftarkan alamat email anda di form di bawah ini:

Setelah memasukkan email dan klik subscribe, cek email lalu ikuti link verifikasi.

belum ada komentar untuk Orang Kafir Memandikan Jenazah Muslim