Google plus twitter facebook RSS feed Berlangganan
Bahtsul Masail mudi mesra

Bagaimanakah Kriteria Hewan Qurban

Deskripsi Masalah
Berqurban adalah salah suatu ritual ibadah yang diperintahkan oleh Allah tujuannya tidak lain melainkan untuk bertaqarub (mendekakkan) diri kepada Allah penyembelihannyapun dilakukan pada bulan Dzullhijjah bertepatan pada Hari Raya Idul Adha hingga akhir hari tasyriq, ritualnyapun dalam penyembelihan ada yang bermacam macam ada yang menyembelih kambing, sapi dan lain sebagainya, tentunya kita harus jeli dalam memilih hewan yang akan kita jadikan sebagai hewan qurban .

Pertanyaan
Bagaimanakah Kriteria Hewan yang Dijadikan Sebagai Hewan Qurban ?

Jawaban
Syeihk Sulaiman Al-Bujairimi yang wafat pada Tahun 1221 Hijriah memberi komentar dalam kitab nya Hasyiah Al-Bujarimi, syarat yang dijadikan hewan qurban adalah binatang ternak sesuai firman Allah dalam Alquran, bagi tiap-tiap umat telah kami syariatkan penyembelihan (qurban) supaya mereka menyebut Nama Allah ketika menyembelih binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka.dan karena berkurban itu merupakan Ibadah yang berkaitan dengan hewan maka praktek qurbanpun dikhususkan dengan binatang ternak seperti zakat dan umur domba satu tahun atau rontok giginya sebelum genab satu tahun dan sapi dan kambing usia kedua nya dua tahun dan unta yang berumur lima tahun .

Referensi
Hasyiah Bujairimi Halaman 396 Juz 4 cetakan Darul Kutub Ilmiyah
وشرطها) أي التضحية (نعم) إبل وبقر وغنم إناثا كانت أو خناثى أو ذكورا ولو خصيانا لقوله تعالى {ولكل أمة جعلنا منسكا ليذكروا اسم الله على ما رزقهم من بهيمة الأنعام} [الحج: 34] ولأن التضحية عبادة تتعلق بالحيوان فاختصت بالنعم كالزكاة (و) شرطها (بلوغ ضأن سنة أو إجذاعه و) بلوغ (بقر ومعز سنتين وإبل خمسا)
Kemudian beliau melanjutkan perkataan nya, dan syarat keselanjutnya terbebas dari kecacatan yang dapat mengurangi daging dan lemak maka tidak mengapa kalau hilangnya tanduk dan pecahnya tanduk karena yang demikian tidak mengurangi daging.

Hasyiah Bujairimi Halaman 398 Juz 4 cetakan Darul Kutub Ilmiyah
 (و)
شرطها (فقد عيب) في الأضحية (ينقص مأكولا) منها من لحم وشحم وغيرهما فتجزئ فاقدة قرن ومكسورته كسرا لم ينقص المأكول

Kemudian beliau melanjukkan perkataannya dan syarat keselanjutnya adalah niat ketika menyenbelih hewan qurban ataupun sebelum menyembelih ketika mentakyinkan (menentukan) hewan untuk dijadikan qurban sama seperti niat pada zakat baik qurban wajib maupun sunat.

Hasyiah Bujairimi Halaman 399 Juz 4 cetakan Darul Kutub Ilmiyah 
و) شرطها (نية) لها (عند ذبح أو) قبله عند (تعيين) لما يضحي به كالنية في الزكاة سواء أكان تطوعا أم واجبا

Bahkan Imam Rafi’I yang wafat pada tahun 623 Hijriah berkomentar dalam kitabnya Syarah Kabir, bahwasanya ulama telah menyepakati bahwa binatang yang dijadikan sebagai binatang qurban itu dikhususkan dengan bintang ternak 

Syarh Kabir Halaman 60 Juz 12 Cet Darul Kutub Ilmiyah
الأول: ما يذبح، وتختص التضحية بالأنعام إجماعا، وقد قال تعالى: {ويذكروا اسم الله في أيام معلومات على ما رزقهم من بهيمة الأنعام} [الحج: 28].
والأنعام: هي الإبل والبقر والغنم، ولم يؤثر عن النبي -صلى الله عليه وسلم-، ولا عن أصحابه -رضي الله عنهم- التضحية بغيرها.
ووجه أيضا: أن التضحية [عبادة] (1) تتعلق بالحيوان، فتختص بهذه الأنواع، كالزكاة، ويجزىء فيها الذكر والأنثى بالاتفاق، وبالقياس على العقيقة

Al- Mausuuah Al- Fiqhiah Halaman 12 Juz 7 Cet Waziratul Auqaf Alquwait

وعند الفقهاء الأنعام هي الإبل والبقر والغنم سميت نعما لكثرة نعم الله تعالى فيها على خلقه بانمو والولادة واللبن والصوف والوبر والشعر وعموم الانتفاع



Share artikel ini :
Dapatkan update topik terbaru via email dengan mendaftarkan alamat email anda di form di bawah ini:

Setelah memasukkan email dan klik subscribe, cek email lalu ikuti link verifikasi.

belum ada komentar untuk Bagaimanakah Kriteria Hewan Qurban