Google plus twitter facebook RSS feed Berlangganan
Bahtsul Masail mudi mesra

Kelebihan Hari Arafah

In Sya Allah esok hari (kamis, 30/08/2017) merupakan hari Arafah tahun 1438 H. Hari Arafah merupakan salah satu hari yang punya keistimewaan dalam agama. Di antara kelebihan hari Arafah adalah;

1. Hari  Allah menyempurnakan agama dan nikmat untuk umat Islam.

Dalam sejarah Rasulullah,  dimana tepatnya pada hari Arafah tahun ke 10 hijrah Rasulullah diturunkan ayat ;

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا


Turunnya ayat ini sebagai tanda sempurnya agama Islam sehingga setelah turunnya ayat ini tidak pernah lagi turun ayat tentang halal dan haram.

2. Hari Arafah merupakan hari raya bagi umat Islam yang mengerjakan ibadah haji di tanah suci. 

Dalam satu hadits Rasulullah SAW bersabda;

يوم عرفة ويوم النحر وأيام التشريق عيدنا أهل الإسلام وهي أيام أكل وشرب

Hari Arafah, hari nahar (idul adha) dan hari tasyriq merupakan hari raya kami umat Islam, dan hari makan dan minum (H. R. Imam Turmuzi)

karena hari Arafah merupakan awal hari raya bagi umat Islam yang mengerjakan haji maka Rasulullah melarang mereka untuk berpuasa.
Diriwayatkan dari Sufyan bin Uyainah, beliau pernah ditanyakan tentang larangan Rasulullah untuk berpuasa pada hari Arafah, beliau menjawab;

لأنهم زوار الله وأضيافه ولا ينبغي للكريم أن يجوع أضيافه

karena mereka sedang menziahari Allah dan merupakan tamu Allah, dan tidak sepatutnya bagi Zat yang Pemurah membiarkan tamunya kelaparan.

Baca juga ; Taukah anda bahwa malam hari raya adalah malam mustajabh doa?

3. Allah bersumpah dengan hari Arafah dalam al-quran.

Dalam al-quran, ada beberapa sumpah Allah yang menurut sebagian ulama merupakan hari Arafah.
Sumpah tersebut antara lain
kata الوتر (ganjil) di dalam al-quran dimana Allah bersumpah dengannya dalam surat al-Fajri ayat 3;

وَالشَّفْعِ وَالْوَتْرِ

demi yang ganjil dan yang genap.

Diriwayatkan dari Jabir Rasullah ;

العشر الأضحى ، والشفع يوم الأضحى ، والوتر يوم عرفة

Sepuluh hari adalah 10 hari adha (bulan Zulhijjah), yang ganjil adalah hari raya idhul adha dan dan ganjil adalah hari Arafah (H.R. Imam Ahmad)

Sumpah lainnya yang juga diartikan oleh sebagian ulama dengan hari Arafah adalah kata شاهد yang Allah bersumpah dalam al-quran pada surat al-Buruj ayat 3;

وَشَاهِدٍ وَمَشْهُودٍ

diriwayatkan dari Abu Hurairah;

الشاهد يوم عرفة والمشهود يوم الجمعة

asy-syahid adalah hari Arafah dan al-masyhud dalah hari jum’at (H.R. Imam Turmizi)

Namun dalam riwayat yang lain adalah sebaliknya;

الشاهد يوم الجمعة والمشهود يوم عرفة

asy-syahid adalah hari jumat dan al-masyhud adalah hari Arafah (H.R. Imam Thabrani)


4. Hari Arafah merupakan hari terbaik.

Menurut sebagian ulama, hari Arafah merupakan hari dunia yang terbaik. Hal ini berlandaskan sebuah hadits yang diriwayakan oleh Ibn Hibban dari Jabir dari Rasulullah SAW;

أفضل الأيام يوم عرفة

Hari yang paling afdhal adalah hari Arafah (H.R. Ibn Hibban)

5. Hari Arafah sepadan dengan 100.000 hari biasa.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik bahwa beliau berkata ;

كان يقال في أيام العشر بكل يوم ألف يوم و يوم عرفة عشرة آلاف

Ada yang mengatakan tentang sepuluh hari Zulhijjah bahwa untuk setiap harinya sebanding dengan seribu hari dan hari Arafah sebanding dengan sepuluh ribu.

Bacatata cara takbir di hari raya

6. Hari Arafah merupakan hari Haji Akbar menurut sebagian ulama

Terjadi perbedaan pendapat para ulama tentang kapan hari haji akbar, apakah pada hari 10 Zulhijjah atau pada 9 Zulhijjah, sebagian ulama salaf berpendapat bahwa haji akbar itu adalah hari Arafah. Namun menurut pendapat yang lain haji akbar adalah hari nahar (10 Zulhijjah)

7. Puasa di hari Arafah menghapuskan dosa dua tahun.

Dalam satu hadits Rasulullah bersabda;

صَوْمُ يَوْمِ عَرَفَةَ يُكَفِّرُ سَنَتَيْنِ مَاضِيَةً وَمُسْتَقْبَلَةً وَصَوْمُ عَاشُوْرَاَء يُكَفِّرُ سَنَةً مَاضِيَةً

Puasa hari Arafah menebus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang dan puasa Asyura (10 Muharram) menebus dosa setahun yang telah lewat. (HR Ahmad, Muslim dan Abu Daud dari Abi Qatadah)

Sedikit tentang kelebihan puasa di hari Arafah sudah kami jelaskan dalam tulisan kami di Kelebihan Puasa Arafah


8. Hari Arafah merupakan hari diampunkan segala dosa dan dimerdekakan dari api neraka.

Dalam satu hadits dari Siti Aisyah dari Rasulullah SAW beliau bersabda;

مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِي بِهِمُ الْمَلَائِكَةَ فَيَقُولُ مَا أَرَادَ هَؤُلَاءِ

Tiada hari dimana Allah lebih banyak memberikan kemerdekaan bagi hamba (dari api neraka) dari pada hari Arafah, sungguh Allah akan mendekat dan membanggakan mereka dengan para malaikat dan berkata (kepada malaikat) “apa yang mereka inginkan”. (H.R. Imam Muslim).

Dalam hadits lain dari Ibn Umar ;

إن الله يباهي ملائكته عشية عرفة بأهل عرفة فيقول: انظروا إلى عبادي أتوني شعثا غبرا

Allah membanggakan kepada para malaikat di sore hari Arafah dengan ahli Arafah dan bekata “lihatlah kepada hambaku, mereka datang kepada dalam keadaan kusut dan berdebu (H.R. Imam Ahmad)

Dalam satu hadits riwayat Imam Malik, Rasulullah SAW bersabda;

مَا رُؤِيَ الشَّيْطَانُ يَوْمًا قَطُّ أَصْغَرَ وَلا أَذَلَّ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وما ذاك إلا لما يرى من تَنَزُّل الرحمة، وتجاوز الله عن الذُّنوبِ العِظامِ، إلا ما أُرِيَ يومَ بَدْر، فإنَّه قَدْ رأى جبريل يَزَعُ الملائكة

Tidak pernah syaithan terlihat lebih kecil, lebih menjauh, lebih hina, dan lebih marah dari pada hari Arafah. Tidaklah hal demikian kecuali karena ia melihat turunnya rahmat dan pengampunan Allah atas dosa-dosa yang besar, kecuali ketika terlihat saat perang badar, karena ia melihat malaikat Jibril mengatur para malaikat (untuk berperang). (H.R. Imam Malik)

Baca juga; 

Referensi;
Ibnu Rajab al-Hanbali, Lathaif Ma’arif, hal 487-488 Cet. dar Ibn Katsir


Share artikel ini :
Dapatkan update topik terbaru via email dengan mendaftarkan alamat email anda di form di bawah ini:

Setelah memasukkan email dan klik subscribe, cek email lalu ikuti link verifikasi.

belum ada komentar untuk Kelebihan Hari Arafah