ilmu mawarist: Anak Laki Laki

Anak laki laki adalah orang yang paling istimewa dalam menerima warisan, ia tidak terhalang oleh seorangpun dan dapat menghalangi banyak orang, dan juga ia bersatu sebagai ashabah, orang yang mengambil seluruh sisa harta, jika seseorang wafat, lalu ia meninggalkan seorang anak laki laki, maka ia mengambil seluruh harta, jika anak laki laki yg ditinggalkan lebih dari satu, maka harta dibagi rata diantara mereka, jika setelah wafat harta tak kunjung dibagi, lalu salah seorang dari anak laki laki tersebut wafat juga, maka ia tetap berhak mendapat harta warisan, meskipun ia telah wafat ketika pembagian harta, karena yang ditinjau adalah keberadaan pewaris ketika meninggal mayat, bukan ketika pembian harta, beda halnya dengan kasus jika si anak laki laki lebih duluan meninggal dari ayahnya, maka ia dan keturunannya tidak mendapatkan harta dari ayah samasekali, hal ini dalam istilah adat aceh disebut dengan istilah patah tutu, istilah ini hakikatnya adalah terhalangnya cucu laki laki karena adanya anak laki laki.

Referensi: Kanzurraghibin Juz 3 Hal 141 Cet Dar Fikr

فَصْلٌ الْأَبُ وَالِابْنُ وَالزَّوْجُ لَا يَحْجُبُهُمْ أَحَدٌ عَنْ الْإِرْثِ (وَابْنُ الِابْنِ) وَإِنْ سَفَلَ (لَا يَحْجُبُهُ) مِنْ جِهَةِ الْعَصَبَةِ (إلَّا الِابْنَ أَوْ ابْنَ ابْنٍ أَقْرَبَ مِنْهُ) وَيَحْجُبُهُ أَصْحَابُ فُرُوضٍ مُسْتَغْرِقَةٍ، كَأَبَوَيْنِ وَبِنْتَيْنِ أَخْذًا مِمَّا سَيَأْتِي أَنَّهَا تَحْجُبُ كُلَّ عَصَبَةٍ



KISAH SAAT LAHIRNYA IMAM SYAFI'I


 .

Posting Komentar

0 Komentar