Bolehkah Niat I`tikaf Dalam Shalat



Deskripsi Masalah : Sudah kita maklumi bersama bahwa iktikaf adalah berdiam diri di dalam masjid dengan disertai oleh niat. Aktivitasa i`tikaf ini hukumnya adalah sunnah. Maka terhadap setiap muslim yang memasuki masjid di anjurkan untuk niat iktikaf. Namun terkadang seseorang lupa berniat i`tikaf, ia mengingatnya ketika sedang dalam kondisi shalat. Lantas apa hukum niat i`tikaf saat sedang melakukan shalat?

Jawaban : Hukum niat i`tikaf saat sedang melakukan shalat adalah sah, dengan catatan tidak boleh melafadzkan lafadz niatnya, karena bisa membatalkan shalat menurut imam ramli. Sedangkan Ibnu Hajar berpendapat bahwa shalat tetap sah, tidak batal dengan sebab melafazkan niat i`tikaf.

Referensi :

Hasyiah Jamal `ala Syarh al-Manhaj, Juz. 2, Hal. 311, Cet. Dar al-Fikr

(فرع) تصح نية الصوم بالقلب ولو في الصلاة كما في المجموع وبه يعلم أنه يصح نية الاعتكاف في الصلاة وأن التوقف فيها إنما هو بعدم الاطلاع على ما ذكر اهـ. إيعاب وكتب أيضا

 

At-Taqriratussadidah fi Masailil Mufidah, Hal. 463, Cet. Darul Mirats an-Nabawi

ﺍﺫﺍ ﺩﺧﻞ ﺷﺨﺺ ﺍﻟﻰ ﺍﻟﻤﺴﺠﺪ ﻓﻨﺴﻲ ﺍﻥ ﻳﻨﻮﻱ ﺍﻻﻋﺘﻜﺎﻑ ﻓﻬﻞ ﻳﺠﻮﺯ ﻟﻪ ﺍﻥ ﻳﻨﻮﻱ ﻓﻲ ﺍﺛﻨﺎﺀ ﺍﻟﺼﻼﺓ؟ ﻧﻌﻢ ﻳﺠﻮﺯ ﻟﻪ ﺍﻥ ﻳﻨﻮﻱ ﺑﻘﻠﺒﻪ ﻓﻲ ﺍﺛﻨﺎﺀ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﻻ ﻳﺠﻮﺯ ﻟﻪ ﺍﻥ ﻳﺘﻠﻔﻆ ﺑﺎﻟﻠﻨﻴﺔ ﻻﻧﻪ ﻛﻼﻡ ﺍﺟﻨﺒﻲ ﻳﺒﻄﻞ ﺍﻟﺼﻼﺓ , ﻭﻫﺬﺍ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﺮﻣﻠﻲ، ﻭﺃﻣﺎ ﻋﻨﺪ ﺍﺑﻦ ﺣﺠﺮ ﻓﻼ ﻳﺒﻄﻞ ﺍﻟﺘﻠﻔﻆ ﺑﺄﻱ ﻗﺮﺑﺔ .

Posting Komentar

0 Komentar