Google plus twitter facebook RSS feed Berlangganan
Bahtsul Masail mudi mesra

Fatwa Imam Ramli; Shalat Dhuhur Setelah Shalat Jumat

Sebagian kalangan memvonis bahwa melakukan dhuhur setelah shalat jumat oleh sebagai praktek bid’ah karena yang tidak pernah terjadi pada masa Nabi SAW dan shabahat. Tuduhan tersebut muncul karena mereka tidak paham qaedah-qaedah syara’. Pada Rasulullah SAW dan shahabat memang tidak pernah terjadi kasus melaksanakan shalat dhuhur setelah shalat jumat. Hal ini tak lain karena pada masa Rasulullah SAW dan shahabat tidak pernah terjadi ta`adud jumat, dan juga tidak pernah terjadi hal-hal yang lain yang meragukan tentang sahnya shalat mereka., sehingga tidak perlu i`adah dhuhur karena i`adah dhuhur pada kondisi telah di yakinkan sahnya shalat jumat tanpa adanya perbedaan pendapat ulama adalah dilarang.

Selain itu apakah dengan melakukan i`adah dhuhur bukan berarti telah menambah shalat lima waktu menjadi enam waktu. Imam Ramli pernah di tanyakan seputar shalat dhuhur ini yang dinukil oleh Sayyid Bakry Syatha dalam kitab Hasyiah I`anatuth Thalibi j ilid 2 hal 72 Cet. Haramain:

سئل الشيخ الرملي - رحمه الله - عن رجل قال: أنتم يا شافعية خالفتم الله ورسوله، لان الله تعالى فرض خمس صلوات، وأنتم تصلون ستا بإعادتكم الجمعة ظهرا، فماذا يترتب عليه في ذلك ؟ (فأجاب) بأن هذا الرجل كاذب فاجر جاهل فإن اعتقد في الشافعية أنهم يوجبون ست صلوات بأصل الشرع كفر، وأجري عليه أحكام المرتدين، وإلا استحق التعزير اللائق بحاله، الرادع له ولامثاله عن ارتكاب مثل قبيح أفعاله.
ونحن لا نقول بوجوب ست صلوات بأصل الشرع، وإنما تجب إعادة الظهر إذا لم يعلم تقدم جمعة صحيحة، إذ الشرط عندنا أن لا تتعدد في البلد إلا بحسب الحاجة، ومعلوم لكل أحد أن هناك فوق الحاجة، وحينئذ من لم يعلم وقوع جمعته من العدد المعتبر وجبت عليه الظهر، وكان كأنه لم يصل جمعة، وما انتقد أحد على أحد من الائمة إلا مقته الله تعالى - رضوان الله عليهم أجمعين


Artinya:
Syeikh Ramli pernah ditanya tentang perkataan seseorang yang berkata “hai kamu pengikut Mazhab Syafi’I, kamu telah melangkahi Allah dan RasulNya karena Allah hanya mewajibkan shalat 5 waktu tetapi kamu shalat 6 kali dengan ia`adah tersebut”
Bagaimana Orang yang berkata demikian (ditanyakan kepada Imam Ramli): beliau menjawab: “orang itu pembohong, pendurhaka dan bodoh. Maka bila ia berkeyakinan bahwa penganut Mazhab Syafii memfatwakan wajib 6 shalat menurut perintah pokok dalam agama maka ia menjadi kafir dan diberlakukan atasnya hukum murtad dan ia berhak untuk dita`zir yang layak dengan dirinya supaya yang lain takut berbicara demikian.
Kami (penganut Mazhab Syafii) tidak menfatwakan wajib 6 shalat menurut perintahpokok dalam syariat, tetapi wajib shala tdhuhur (i`adah) kalau tidakd iketahui yang mana yang terdahulu jumat yang sah karena syarat sah jumat (dalam Mazhab Syafii) adalah tidak terjadi jumat lebih dari satu dalam satu daerah kecuali menurut hajat. Maka bila diketahui bahwa disana terjadi ta`adud jumat melebihi kebutuhan dan tidak diketahui mana yang terdahulu maka wajib atas mereka mengerjakan dhuhur karena mereka seolah-olah belum shalat jumat.”

Share artikel ini :
Dapatkan update topik terbaru via email dengan mendaftarkan alamat email anda di form di bawah ini:

Setelah memasukkan email dan klik subscribe, cek email lalu ikuti link verifikasi.

3 komentar untuk Fatwa Imam Ramli; Shalat Dhuhur Setelah Shalat Jumat

Assalamualaikum, guree, lon tuan neuk tanyeng bacut niet dan lafazh sembahyang sunnah seugohlom dan sesudah smbhyang fardhu jum'at, teurimong geunaseh

Alaikum salam wa rahmatullahi wa barakatuh.

Untuk sembahyang sigolom fardhu jet taniet, sembahyang sunat qabliyah dhuhur ...
Untuk sunat sesudah fardhu jet taniet, sembahyang sunat ba'diyah dhuhur...

Teurimeng geunaseh utk ilmee yg ka neubri, guree!!