Google plus twitter facebook RSS feed Berlangganan
Bahtsul Masail mudi mesra

Kejadian Luar Biasa di Malam Lahirnya Rasulullah

Kejadian luar biasa di malam lahir Rasulullah
Keangungan dan kemulian Rasul Mustafa Nabi Muhammad SAW, sangat banyak, Rasulullah adalah mahluk terlebih dan mahkluk paling sempurna yang Allah ciptakan. Sehingga Allah dan para Malaikat berselawat kepadanay, sebagaimana dalam dalam Al-qur’an,

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
Artinya: Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. al-Azhab: 56).

Kita ketahui dan yakini sesungguhnya Allah dan para malaikatNya bersalawat untuk Nabi dan orang-orang yang beriman bersalawatlah kepada Rasul. Rabiul Awal merupakan momen yang sangat bersejarah dan penuh hikmah, kesempatan bagi kita umat Nabi Muhammad SAW, untuk menambahkan rasa cinta kepada Rasul dengan berbagai macam bentuk amalan. berselawat, berzikir, dahwah dan lain sebagianya dalam rabiul awal. Di kesempatan ini kami LBM MUDI MESRA akan memberikan beberapa Kejadian Luar Biasa di Malam Lahirnya Sang Rasul. Beberapa peristiwa Kejadian Luar Biasa di Saat Lahirnya Sang Rasul yang terjadi menjelang kelahiran Rasul Mustafa Nabi Muhammad SAW.

Di antaranya: Disebutkan dalam kitab Sab’iyyat dihalaman 84. Ka’ab Al-Ahkbar menceritakan bahwa dalam kitab Taurat Allah memberitahukan kepada kaum Nabi Musa, tentang masa lahirnya sang Rasulullah SAW. Yaitu tatkala bintang yang selama ini tetap dan tidak bergerak, maka di saat lahirnya Muhammad SAW kelak, bintang tersebut akan bergerak dan berpindah dari tempat semula. Kemudian terbukti di saat lahirnya Rasulullah SAW bintang tersebut benar-benar bergerak dari tempat asalnya. dan yahudipun mengetahuinya akan tetapi mereka merahasiakannya, mereka membungkam dan mengubur berita itu dalam kebencian mereka karena kedengkian dari diri mereka itu.

Berikut ini beberapa Kejadian Luar Biasa di Malam Lahirnya Sang Rasulullah;


1. Kedatangan Siti Asiah, Siti Maryam

Pada malam lahirnya Nabi hadir penguni surga, yaitu Asiah Istri fir’un dan Maryam Binti Imran mereka adalah bidadari, hikmah hadirnya Asiah dan maryam yang mereka adalah bidadari, mengisyarah bahwa Nabi Muhammad SAW, disediakan bidadari yang banyak untuk Rasulullah SAW disurga kelak, dan juga Asiah dan Maryam merupakan istri Rasulullah kelak disurga. Nabi di saat lahir dalam keadaan sujud nampak merendahkan dirinya. telunjuknya nabi menunjukkan ke arah langit.

2. Beliau Lahir Dalam Keadaan Sudah Dikhitan

Rasulullah lahir dalam keadaan telah di khitan dan lahir dalam bersih dan tanpa kotoran sedikitpun.

3. Dilarangnya Setan Naik Kelangit Hingga Hari Kiamat

Terhalangnya setan naik kelangit pada saat kelahiran Rasulullah, sejak itulah hingga hari kiamat setan dilarang kelangit. Kemudian setan dan iblis terkutuk berkumpul mereka berkata dahulu kita diperkenankan Allah naik ke langit, namun mulai hari ini kita dilarang ke sana untuk selamanya. Iblis memerintahkan kepada setan untuk berkeliling. “berkelilinglah kalian, berpencarlah ke timur da ke barat, ada kejadian apakah kiranya”, Mereka pun berkeliling hingga bertemu di Makkah. Setiba di sana, mereka terheran-heran demi menyaksikan suatu peristiwa yang sang bayi mulia Rasul Mustafa tengah dikelilingi para malaikat yang dengan riang gembira mengucapkan selamat. dan dari tubuh sang habibullah Rasulullah Nabi Muhammad SAW terpancar cahaya ke langit. Setan dilarang ke langit untuk mengikuti pecakapan para malaikat yang sebelumnya dibolehkan.

4. Runtuhnya berhala di sekitar Ka’bah

Dalam satu riwayat, dikatakan bahwa Abdul Muthalib bercerita: Kala itu aku tengah berada di sekitar Ka’bah. Tiba-tiba aku terkejut melihat patung-patung bergelimpangan tunduk sujud ke hadirat Allah. Lalu kudengar suara dari balik dinding Ka’bah: Telah lahir seorang Rasul yang akan menghancur leburkan benteng-benteng kekufuran dan menyucikan manusia dari berhala-berhala sesembahan serta memerintahkan para insan beibadah kepada Allah.


5. Goncang Istana Kisra di Persia

Istana Kisra di Persia saat itu merupakan bangunan yang paling megah, luas serta dan terkenal kokoh masa itu. Namun di malam kelahiran Nabi SAW, bangunan ini goncang sehingga retak.

6. Runtuhnya 14 beranda Istana Persia

Di malam kelahiran Rasulullah, di Persia, selain istana mereka goncang hingga retak, empat belas beranda di negri mereka juga roboh. Robohnya 14 beranda tersebut mengisyarah sesungguhnya Negri Persia hanya bertahan dibawah kekuasaan 14 raja. Raja mereka yang terakhir adalah Yazdajir yang terbunuh di awal masa Khalifah Saidina Usman. setelah itu kerajaan Persia berakhir di tangan umat Islam.

7. Api sembahan Orang Majusi Mendadak Padam

Sebelum kelahiran Nabi Muhammad saw, masyarakat majusi menyembah api dan menganggap api itu sebagai Tuhan. Api itu tidak pernah padam selama beratus-ratus tahun. Namun saat Rasul Mustafa Nabi Muhammad SAW lahir, api tersebut mati seketika. Para pengikut Majusi berusaha menyalakan apinya, tapi tetap api tersebut tidak dapat menyala.

8. Keringnya Danau Sawah di Buhairah

Keringnya Danau Sawah di Buhairah. Danau ini terletak di kota Samawah yang terletak selatan Bagdad, danau sawah tidak pernah kering sebelumnya dan di anggap ramat oleh penduduk Persia.

9. Keluarnya Cahaya Bersama Rasul yang Sampai ke Negri Syam

Saat kelahiran Rasulullah, tercancarlah cahaya menyinari langit timur dan barat. Hal ini merupakan isyarah bahwa Rasulullah akan akan menghilangkan kesyirikan dengan cahaya Islam. Cahaya tersebut sampai terlihat ke negri Syam. Hal ini merupakan isyarah bahwa mengisyarah Nabi menguasai dunia, cahaya terpancar menyenari bumi syam, sehingga kerajaan Syam nampak terlihat oleh orang-orang di kota Mekkah, ini sebagai petunjuk bahwa Islam akan berjaya di Negri Syam. Ka’ab bin Ahbar mengatakan “tersebut di dalam kitab umat terdahulu bahwa Muhammad Rasul Allah, dilahirkan di Makkah, hijrah ke Yasrib dan kerajaannya di Syam”.

10. Lahir dalam keadaan tertelungkup dan menggenggap bumi dan menengadah kepala ke langit

Kejadian luar biasa lain di malam kelahiran Rasulullah adalah beliau terlahir disertai cahaya dalam keadaan terlungkup atas bumi dengan bertekan atas kedua tangannya, kemudian menggenggam tanah dan menengadah ke langit.
Menggenggam tanah merupakan isyarah bahwa beliau akan menguasai ahli bumi. Menengadah ke langit mengisyarahkan bahwa selalu tinggi kedudukan beliau dan juga mengisyarahkan bahwa beliau berpaling dari dunia. Seolah-oleh beliau berkata; “saya tidak menoleh sedikitpun kepada dunia ini”.

11. Keluar Suara dari Sudut Ka’bah

Saat Rasulullah SAW terdengar suara dari ka’bah.
Suara Sudut pertama berbunyi: ُقُلْ جَاءَ اْلحَّقُ وَمَا يَبْدِئُ اْلبَاطُل وَمَا يُعِيْد
Suara Sudut kedua berbunyi: لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَاعَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ
Suara sudut ketiga berbunyi: ٍقَدْ جَاءَكُمْ مِنَ اللهِ نُوْرٌ هُوَ النَّبِيْ وَكِتَابُ قُرْآنٍ مُبَيْن
Suara sudut ke empat berbunyi: يَاأَيُّهَا النَّبِيُّ إِنَّا أَرْسَلْنَاكَ شَاهِدًا وَمُبَشِّرًا وَنَذِيرًا

Ada satu riwayat yang menceritakan bahwa Abdul Muthallib berada dalam ka’bah saat itu, beliau berkata: “saya dalam ka’bah saat itu, dalam ka’bah banyak berhala lalu berhala-hala itu jatuh dari tempatnya dan roboh dalam posisi sujud kepada Allah dan saya mendengar dinding ka’bah yang bersuara:

ولذالنبي المختار الذي يهلك بيده الكفار ويطهرني من هذه الآصنام ويأمر بعبادة الملك العلام

12. Rasullah dilahirkan tidak melalui jalur biasa.

Syeikh Nawawi al-Bantani dalam Kitab Nihayatuz Zain mengatakan;

ونقل بعض الأفاضل عن القليوبي وعن جمع من المحققين أنه صلى الله عليه وسلم لم يولد من الفرج بل من محل فتح فوق الفرج وتحت السرة والتأم في ساعته

Dan diNukilkan dari Al-Fadhil dari para Muhaqqiq. Sesungguhnya Rasulullah SAW tidak dilahirkan melalui vagina aka tetapi beliua dilahirkan dari lobang atas faraj (vagina) dan dibawah pusat 

13. Sang Bunda Rasul Mustafa Tercinta (Aminah) Tidak Merasa Sakit di Saat Melahirkan Baginda Sang Rasul.

Sang Ibunda Rasul Aminah tidak merasa sakit layaknya wanita yang melahirkan. Ibunda sang Rasul terlepas dari derita selama mengandung, tidak merasakan sakit dan pedih sewaktu melahirkan, karena Setiap wanita yang mengandung merasakan kepayahan, sakit, susah, dan lainya, akan tetapi sang Ibunda Rasul Mustafa terpelihara dari semua itu.



Rujukan:

az-Zarqani, Syarah Zarqani ‘ala Mawahib Laduniyah, Dar Kutub Ilmiyah
Ibnu Hajar al-Haitami, Al-Minah Al-Makkiyah, Cet. Dar Al-Minhaj
Imam Nawawi al-Bantani, Nihayatuz Zain
Sab’iyyat, Haramain


Share artikel ini :
Dapatkan update topik terbaru via email dengan mendaftarkan alamat email anda di form di bawah ini:

Setelah memasukkan email dan klik subscribe, cek email lalu ikuti link verifikasi.

belum ada komentar untuk Kejadian Luar Biasa di Malam Lahirnya Rasulullah