Google plus twitter facebook RSS feed Berlangganan
Bahtsul Masail mudi mesra

Hukum Nikah


Secara fitrah laki-laki suka kepada perempuan sebagaimana perempuan suka kepada laki-laki. Suka sama suka tersebut kadang-kadang berujung kepada pernikahan dan tidak sedikit pula yang gagal kepelaminan dengan bermacam-macam faktor, seperti: faktor ekonomi, tidak ada restu orang tua.


Pertanyaan:

Apakah nikah masuk kategori amalan akhirat atau amalan dunia?

Jawab:

jika nikah diniatkan mengikuti rasulullah SAW atau memperoleh keturunan yang shalih, iffah jiwa, menjaga kemaluan, mata, menjaga hati dan lain seumpamanya maka dia itu masuk amalan akhirat dan mendapat pahala. Dan jika tidak diniatkan demikian, hukumnya mubah dan masuk kategori amalan dunya, tidak memperoleh pahala bagi yang melakukannya dan tidak pula berdosa.



Referensi: Fatawa An-Nawawi, Jld. I, Hal 179.

ان قصد به شيئًا من الطاعات، بأن قصد الاقتداء برسول الله - صلى الله عليه وسلم -، أو تحصيلَ ولد صالح، أو إعفافَ نفسه، وصيانةَ فرجه، وعينه، وقلبه، ونحو ذلك، فهو من أعمال الآخرة وُيثابُ عليه، وإن لم يقصد به شيئًا من ذلك فهو مباح من أعمال الدنيا وحظوظ النفس، ولا ثواب فيه، ولا إِثم (٢)، والله أعلم.

Share artikel ini :
Dapatkan update topik terbaru via email dengan mendaftarkan alamat email anda di form di bawah ini:

Setelah memasukkan email dan klik subscribe, cek email lalu ikuti link verifikasi.

belum ada komentar untuk Hukum Nikah