Doa setelah Shalat Dhuha

Shalat DhuhaSalah satu amalan yang berfaedah memudahkan rizki adalah rutin melaksanakan shalat sunat dhuha. Tatacara dan kaifiyat sunat dhuha sudah kami terangkan dalam postingan kami sebelumnya. Dalam postingan tersebut, kami belum melampirkan doa yang di baca setelah shalat dhuha dan kami janjikan akan kami posting dalam kesempatan lain.
Maka untuk menyempurnakan tulisan tentang shalat dhuha tersebut, maka inilah salah satu doa yang bisa di amalkan setelah sunat dhuha:

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَسَلِّمْ
 يَا اللهُ يَا وَاحِدُ يَا اَحَدُ يَا وَاجِدُ يَا جَوَادُ , اِنْفَحْنَا مِنْكَ بِنَفْحَةِ خَيْرٍ x 3 
فِى كُلِّ لَحْظَةٍ اَبَدَا عَدَدَ خَلْقِهِ وَرِضَى نَفْسِهِ وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ

Kemudian di baca asmaul husna di bawah ini dengan mengangkat tangan :

يَا بَاسِط 10 x  

Kemudian mengepal kedua tangan dan membaca doa ini;

اُبْسُطْ عَلَيْنَا الْخَيْرَ وَالرِّزْقَ وَوَفِّقْنَا ِلاِصَابَةِ الصَّوَابِ وَالْحَقِّ وَزَيِّنَّا بِاْلاِخْلاَصِ وَالصِّدْقِ وَاَعِذْنَا مِنْ شَرِّ الْخَلْقِ وَاخْتِمْ لَنَا بِالْحُسْنَى فِى لُطْفٍ وَعَافِيَّةٍ

Kemudian di lanjutkan dengan doa;


اللَّهُمَّ إنَّ الضَّحَاءَ ضَحَاؤُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاؤُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُك، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُك، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُك، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُك
اللَّهُمَّ إنْ كَانَ رِزْقِي وَاَحْبَابِى وَالْمُسْلِمِيْنَ اَبَدًا فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ، وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ، وَإِنْ كَانَ بَعِيدًا فَقَرِّبْهُ وَإِنْ كَانَ قَلِيْلاً فكثره وَإِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ،
بِحَقِّ ضُحَائِك وَبَهَائِك وَجَمَالِك وَقُوَّتِك وَقُدْرَتِكَ وَسُلْطَانِكَ وَعَظَمَتِكَ وَعِصْمَتِكَ
اللَّهُمَّ آتِنَا فِى كُلِّ حِيْنٍ اَفْضَلَ مَا آتَيْتَ اَوْ تُؤْتِى عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ مَعَ الْعَافِيَّةِ التَّامَّةِ فِى الدَّارَيْنِ
آمِيْنَ

Sumber:
Khulasah Fi Aurad wa ad’iyah waridah wa ma`tsurah, Habib Umar bin Salim bin Hafidh, hal 81

Posting Komentar

5 Komentar

  1. Itu doa yg di ajarkan nabi? Siapa yg meriwayatkan doa itu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Doa yang terakhir adalah doa shalat dhuha yang sudah terkenal dan memang warid radi Rasulullah..
      Untuk doa awalnya belum kami telusuri ..namun doa tersebut adalah yang di ajarkan oleh ulama, kami kutip dari kitab al-Habib Umar bin Hafidh...berdoa bukanlah ibadah taufiqiyah di mana lafadhnya harus sama persis seperti yang di lafadhkan oleh Rasulullah..para shabahat, tabi'in, dan ulama banyak menciptakan lafadh2 doa yg boleh di amalkan oleh siapa saja

      Hapus
  2. Benar gure klu doa ya dengan doa apa aja bebas, tapi kan klu ada doa yg diajarkan dari rasulullah shalallahu 'alahi salam kan lebih baik lagi....

    Makasih gure

    BalasHapus
  3. Jadi seminimal mungkin salat dhuha 4 rakaat guree ya. Dengan 2 kali salam atau 1 kali salam

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya lebih baik demikian, kita usahakan ada peningkatan sedikit2 demi sedikit, shingga kalau mampu 8 rakaat

      Hapus