Google plus twitter facebook RSS feed Berlangganan
Bahtsul Masail mudi mesra

Anjuran Berprasangka Baik Bagi Orang Meninggal

Deskripsi Masalah:

Setiap jiwa pasti merasakan kematian, Al Qur’an surat Ali Imran ayat 185 jelas menyatakan hal ini. Dalam sajak Aceh disebutkan “Haros ta udep Wajeb Ta matee” (Hidup hal yang jaiz sedangkan kematian hal yang wajib). Seseorang yang telah berpulang kepada Allah SWT, tidak ada seorangpun yang mengetahui keadaanya (baik atau tidak) selain Allah SWT.

Petanyaan:

Bagaimana anjuran sikap (prasangka) seorang mukmin terhadap mukmin lainnya yang meninggal?

Jawaban:

Islam menganjurkan untuk berprasangka baik (dengan menganggap pengampunan dan rahmat Allah) terhadap orang meninggal dunia. Hal ini seperti yang tersebut dalam sebuah hadist Rasulullah SAW :

لا يموتن أحدكم إلا وهو يحسن الظن بالله تعالى

“Tidak meninggal salah satu kalian  kecuali kalian perbagus
 sangkaan dengan Allah ta’ala” (HR.Muslim)

-Mahalli Juz 1 Hal 374 Cet, Haramain


(وليحسن ظنه بربه سبحانه وتعالى) روى مسلم عن جابر قال: سمعت النبي - صلى الله عليه وسلم - يقول قبل موته بثلاث: «لا يموتن أحدكم إلا وهو يحسن الظن بالله تعالى» أي يظن أنه يرحمه ويعفو عنه.
ويستحب لمن عنده تحسين ظنه وتطميعه في رحمة الله تعالى.


Share artikel ini :
Dapatkan update topik terbaru via email dengan mendaftarkan alamat email anda di form di bawah ini:

Setelah memasukkan email dan klik subscribe, cek email lalu ikuti link verifikasi.

belum ada komentar untuk Anjuran Berprasangka Baik Bagi Orang Meninggal