Google plus twitter facebook RSS feed Berlangganan
Bahtsul Masail mudi mesra

Cincin Terukir lafadh Allah di bawa ke WC

Deskripsi Masalah:

Dunia persablonan, konveksi dan pengukiran yang semakin maju sehingga sangat mempermudah menyablon sesuatu sesuai dengan keinginan pemesan, Salah satunya yang sangat trending saat ini adalah pakaian, cincin yang bertuliskan lafadh Allah atau dzikrullah lainnya, dalam memakai baik pakaian atau cincin lumarah manusia tidak melepaskan kedua hal tersebut dengan alasan takut hilang dan lain sebagainya.

Pertanyaan :

Bagaiman hukum membawa baju atau cincin yang bertuliskan lafadh Allah ke kamar mandi?

Jawaban :

Hukumnya Makruh membawa apa saja yang bertulisan Allah / Dzikrurllah ke dalam kamar mandi atau WC, dan disunnahkan melepaskannya.

- Raudhatut Thalibin Wa Umdatul Muftin, Juz 1 Hal 66

ﻭﺍﺳﺘﺼﺤﺎﺏ ﻣﺎ ﻋﻠﻴﻪ ﺫﻛﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺨﻼﺀ ﻣﻜﺮﻭﻩ ﻻ ﺣﺮﺍﻡ



- Mughnil Muhtaj Syarh Minhaj Juz 1 Hal 155 Maktabah Syamilah

( ﻭﻻ ﻳﺤﻤﻞ ‏) ﻓﻲ ﺍﻟﺨﻼﺀ ‏( ﺫﻛﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ‏) ﺃﻱ ﻣﻜﺘﻮﺏ ﺫﻛﺮ ﻣﻦ ﻗﺮﺁﻥ ﺃﻭ ﻏﻴﺮﻩ ﺣﺘﻰ ﺣﻤﻞ ﻣﺎ ﻛﺘﺐ ﻣﻦ ﺫﻟﻚ ﻓﻲ ﺩﺭﻫﻢ ﺃﻭ ﻧﺤﻮﻩ ﺗﻌﻈﻴﻤﺎ ﻟﻪ ﻭﺍﻗﺘﺪﺍﺀ ﺑﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻓﺈﻧﻪ ﻛﺎﻥ ﺇﺫﺍ ﺩﺧﻞ ﺍﻟﺨﻼﺀ ﻧﺰﻉ ﺧﺎﺗﻤﻪ ﻭﻛﺎﻥ ﻧﻘﺸﻪ ﺛﻼﺛﺔ ﺃﺳﻄﺮ ﻣﺤﻤﺪ ﺳﻄﺮ ﻭ ﺭﺳﻮﻝ ﺳﻄﺮ ﻭ ﺍﻟﻠﻪ ﺳﻄﺮ ﺭﻭﺍﻩ ﺍﺑﻦ ﺣﺒﺎﻥ ﻓﻲ ﺻﺤﻴﺤﻪ ﻋﻦ ﺃﻧﺲ …
ﻭﺣﻤﻞ ﻣﺎ ﻋﻠﻴﻪ ﺫﻛﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺨﻼﺀ ﻣﻜﺮﻭﻩ ﻻ ﺣﺮﺍﻡ ﻭﻣﺜﻞ ﺫﻟﻚ ﺍﺳﻢ ﺭﺳﻮﻟﻪ ﻭﻛﻞ ﺍﺳﻢ ﻣﻌﻈﻢ ﻛﻤﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﻜﻔﺎﻳﺔ ﺗﺒﻌﺎ ﻟﻺﻣﺎﻡ ﻗﺎﻝ ﺍﻟﻤﺼﻨﻒ ﻓﻲ ﺍﻟﺘﻨﻘﻴﺢ ﻭﻟﻌﻞ ﺍﻟﻤﺮﺍﺩ ﺍﻷﺳﻤﺎﺀ ﺍﻟﻤﺨﺘﺼﺔ ﺑﺎﻟﻠﻪ ﻭﻧﺒﻴﻪ ﻣﺜﻼ ﺩﻭﻥ ﻣﺎ ﻻ ﻳﺨﺘﺺ ﻙ ﻋﺰﻳﺰ ﻭ ﻛﺮﻳﻢ ﻭ ﻣﺤﻤﺪ ﻭ ﺃﺣﻤﺪ ﺇﺫﺍ ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﻣﺎ 
ﻳﺸﻌﺮ ﺑﺄﻥ ﺍﻟﻤﺮﺍﺩ ﺍﻩ

- Fatawa Kubra Juz 1 Hal 35

(وسءل رضي الله هل يكره لداخل الخلاء حمل ما كتب عليه ذكر و هل يعم ما اذا قصد حمل الامتعة او لا كحمل المصحاف فى امتعة (فاجاب) بان الاوجاه الفرق بان المحدث انما منع من الحمل المخل باالتعظيم ولا

خلاف اذا كان المصحاف تابعا ومناط الكراهة هنا استصحاب ما عليه الذكر وادخال المكان الخسيس المقتضي لا متهاله والا خلال بتعظيمه وذلك حاصا وان لم يقصد.



Berhubungan Intim Dalam Masa Istri Menyusui

Deskripsi Masalah:

Hubungan biologis merupakan hal yang lumrah disalurkan oleh setiap insan yang telah melaksanakan berumah tangga, terkadang berhubungan badan ini terdapat larangan dari syara' yaitu disaat istri sedang menjalani mentruasi. Setelah melahirkan anak kebiasaan istri-istri mengeluarkan ASI untuk meningkatkan daya tahan tubuh sianak saat mengkonsumsinya, ada isu yang berkembang bahwa melakukan hubungan intim saat istri sedang menyusui memberi dampak akan buruknya kualitas ASI.

Pertanyaan:

1. Bagaimanakah hukum melakukan hubungan intim saat istri sedang menyusui?
2. Apakah benar isu yang mengatakan bahwa berhubungan intim saat istri sedang menyusui berdampak kepada buruknya kualitas ASI?

Jawaban:

1. Tidak ada larangan seorang suami melakukan hubungan intim dengan istrinya yang sedang hamil dan menyusui, karena hal tersebut tidak mengganggu kesehatan anak yang sedang menyusui.
2. Tidak benar, karena nabi pernah melihat bangsa Rum dan Farsi yang hamil sedangkan mereka  menyusui anaknya yang kecil, namun hal tersebut tidak memudharatkan anak yang sedang disusuinya


- Mughni Al-Muhtaj Juz 5 Hal 63 Cet, Syirkatul Quds 2012

ويسن أن لا يترك الجماع عند قدومه من سفره ولا يحرم وطء الحامل والمرضع

- Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah Juz 31 Hal 344

حكم الغيلة بالإرضاع أو الوطء
7 - كان العرب يكرهون وطء المرأة المرضع. وإرضاع المرأة الحامل ولدها، ويتقونه لأنهم كانوا يعتقدون أن ذلك يؤدي إلى فساد اللبن، فيصبح داء، فيفسد به جسم الصبي ويضعف، ولو كان هذا حقا لنهى عنه الرسول صلى الله عليه وسلم. قال صلى الله عليه وسلم: لقد هممت أن أنهى عن الغيلة، فنظرت في الروم وفارس، فإذا هم يغيلون أولادهم. فلا يضر أولادهم ذلك شيئا (2)

Berbagai Macam Penulisan Hamzah

Berikut ini adalah berbagai macam penulisan hamzah menurut yang tertera dalam kitab as-Salsal al-Madkhal karangan Syaikh Abu Hamid :

1. Apabila hamzah terletak pada permulaan kalimat,maka hamzah dituliskan dalam bentuk alif pada ketiga harkatnya Contohnya خ - أخت- أب

2. Apabila hamzah terletak pada pertengahan ,dan berbaris ,maka dituliskan sebagaimana yang dikehendaki harkatnya:

-Bila harkatnya fatah, maka dituliskan dalam bentuk Alif. Contohnya سال
-Bila harkatnya kasrah hamzahnya ditulis dalam bentuk Ya Contohnya سئم
-Bila harkatnya dhammah dituliskan dalam bentuk Waw. Contohnya لؤم

3. Apabila hamzah terletak pada pertengahan dan tidak berbaris,maka hamzah dituliskan sebagaimana yang dikhendaki harkat dibelakangnya.
-Bila harkat dibelakangnya fatah, hamzah ditulis dalam bentuk alif. Contohnya رأس
-Bila dibelakangnya kasrah, maka dalam bentuk ya. Contohnya ذئب
-Bila dibelakangnya dhammah,maka dalam bentuk Waw. Contohnya لؤم

4.Apabila hamzah terletak pada akhir kalimat dan harkat dibelakangnya berbaris maka dituliskan dalam bentuk yang sesuai dengan harkat sebelumnya.
-Bila harkat dibelakangnya fatah,hamzah ditulis dalam bentuk alif. Contohnya:قرأ
-Bila dibelakangnya kasrah, maka dalam bentuk Ya.Contohnya:فتئ
-Bila dibelakangnya dhammah, maka dalam bentuk Waw.Contohnya :طرؤ

5.Apabila hamzah terletak pada akhir kalimat,dan dibelakangnya sukun,maka tidak ditulis dalam bentuk apapun,karna ada harkatnya dan sukun sebelumnya.
Contohnya :خبء-دفء-برء

- Kitab as-Salsal al-Madkhal Hal 21 Cet, Haramain

Penjelasan Abi MUDI tendang tuduhan Nabi Pembunuh berdarah dingin :
https://www.youtube.com/watch?v=qTFHRfOoRJ0

Perempuan Yang Haram Dinikahi Menurut Islam

Berikut adalah klasifikasi perempuan yang tidak diperbolehkan menikahinya menurut yang tertera dalam kitab Hasyiah Syarqawi 'ala Tahrir karangan Syaikh al-‘Allamah ‘Abdullah bin Hijazi bin Ibrahim al-Syarqawi (1150-1226 H)

1. Lima orang Ibu, yaitu :

a. Ibu kandung
b. Ibu susu
c. Ibu istri
d. Ibu budak perempuan yang telah disetubuhi
e. Ibu perempuan yang diwatak secara syubhat

2. Lima anak perempuan, yaitu :

a. Anak kandung
b. Anak susu
c. Anak istri , apabila telah bersetubuh dengan ibunya
d. Anak budak perempuan yang telah disetubuhi
e. Ibu perempuan yang diwatak secara subhat

3. Enam perempuan yang disetubuhi, yaitu :

a. Perempuan yang disetubuhi oleh ayah dengan sebab nikah
b. Perempuan yang disetubuhi oleh ayah dengan sebab milik yamin(perbudakan)
c. Perempuan yang disetubuhi oleh ayah dengan sebab subhat
d. Perempuan yang disetubuhi oleh anak dengan sebab nikah
e. Perempuan yang disetubuhi oleh anak dengan sebab milik yamin(perbudakan)
f. Perempuan yang disetubuhi oleh anak dengan sebab subhat

4. Tiga orang saudari perempuan, yaitu :

a. Saudari kandung
b. Saudari sesusuan
c. Saudari perempuan istri (apabila dihimpunkan dalam masa yang sama)

5. Tiga khalah (bibi dari pihak ibu) yaitu :

a. Bibi sekandung
b. Bibi sesusuan
c. Bibi istri (apabila dihimpunkan dalam masa yang sama)

6. Tiga a’mmatun (bibi dari pihak bapak ), yaitu :

a. Bibi sekandung
b. Bibi sesusuan
c. Bibi istri (apabila dihimpunkan dalam masa yang sama)

7. Tiga anak perempuan dari saudara laki-laki, yaitu :

a. Anak perempuan saudara laki-laki sekandung
b. Anak perempuan saudara laki-laki sesusuan
c. Anak perempuan saudara laki-laki istri

8. Tiga anak perempuan dari saudari perempuan, yaitu :

a. Anak perempuan saudari perempuan sekandung
b. Anak perempuan saudari perempuan sesusuan
c. Anak perempuan saudari perempuan istri

Sedangkan yang lain dari yang telah tersebut diatas adalah mula’anatun, karena haram terhadap si laki-laki yang telah menuduhnya berzina menikahinya yang dipahamikan dari hadis nabi Muhammad SAW.

- Hasyiah Syarqawi 'ala Tahril Juz 2 Hal 216 Cet Haramain




Obat Hati

Di dalam kehidupan manusia hati mempunyai peranan yang sangat penting, karena baik buruknya semua yang dilakukan oleh seorang hamba sangat dipengaruhi oleh hati. Jika hati seseorang itu baik maka baik pula akhlaknya, begitu pula sebaliknya, sebagaiman sabda Rasulullah SAW“ Ketahuilah bahwa di dalam tubuh terdapat segumpal darah, apabila ia baik makan seluruh tubuh akan baik, dan apabila rusak maka seluruh tubuh akan rusak. Ketahuilah ia adalah hati ( H.R. Bukhari dan Muslim )
Oleh karena itu sudah selayaknya bagi kita untuk selalu menjaga hati agar tetap bersih dan sehat sebagaimana kita berupaya untuk menjaga kebersihan jasmani/ fisik kita, yaitu dengan mengetahui kemudian menghilangkan berbagai kotoran serta penyakit yang terdapat di dalam hati, agar hati selalu bersih dan baik berikut ada 5 tips sebagai penawar hati Menurut Sayyid Al-Jaliil Ibrahiim al-Khawwash dalam kitab Al Azdkar:

1. Membaca al-Quran dengan merenunginya
2. Mengosongkan perut dengan berpuasa
3. Bangun malam dengan beridah kepada Allah
4. Merendahkan diri pada Sang Pencipta Alam disepertiga malam
5. Bergaul dengan orang-orang shalih dan pilihan

- Al-Adzkar juz 1 Hal 107 Maktabah Syamilah

السيد الجليل صاحب الكرامات والمعارف، والمواهب واللطائف، إبراهيم
الخوَّاص رضي الله عنه: دواء القلب خمسة أشياء: قراءة القرآن بالتدبر، وخلاء البطن، وقيام الليل، والتضرّع عند السحر، ومجالسة الصالحين.



Perbedaan Antara تأمل ,فتأمل ,فليتأمل

Deskripsi:

Dalam mengaji kitab fikih, kita sering menemukan ibarat تأمل ,فتأمل ,فليتأمل apakah ada makna khusus tentang ibarat diatas atau hanya sebatas ibarat saja ?

Jawaban:

Imam Damamainni menyebutkan dalam kitab  مطلب الايقاظ antara tiga ibarat تأمل ,فتأمل ,فليتأمل, terdapat perbedaan, jika diibaratkan dengan تأمل, maka mengisyarah kepada jawaban yang diberikan adalah pendapat kuat, dan jika diibaratkan dengan فتأمل maka jawaban tersebut dhaif, sedangkan jika diibaratkan dengan فليتأمل  maka jawaban tersebut sangat dhaif

Referensi:

Kitab Mathlabul iaqadh Hal 48

Tentang Shalawat ?
Simak penjelasan Abiya MUDI :
https://www.youtube.com/watch?v=65dLTFJsI-E

Tashrif Isim Fael dan Isim Maf’ul

Deskipsi Masalah:

Dunia Tashrif merupakan hal awal yang harus diketahui bagi santri yang ingin membaca kitab gundul, berbicara tentang tashrif tashrif sepuluh merupakan pokok dasar yang harus diketahui, madhi, mudhari', masdar, isim fael, isim maful dan lainnya. Dalam Tashrif 10 ini kita melihat ada 2 kalimat yang berbeda saat pentasrifannya yaitu isim fael dan isim maful.

Pertanyaan:

Mengapa pada awal tasrif isem Fael di gunakan lafad (هو) sehingga di baca فهو فاعل, sedangkan pada tasrif isem maf’ul di gunakan lafal (ذاك) sehingga di baca وذاك مفعول?

Jawaban:

Hal ini ditambahkan dikarenakan fael ialah kalimat yang di marfu’kan, maka di pilih suatu lafad yang pemakaiannya marfu’ dari isim-isim yang mengisyarah bagi isem fael supaya di pahami waza’h fael. Sedangkan Maf’ul adalah kalimat yang di mansubkan,jadi di pilih lafal yang di mansubkan untuk isem maf’ul supaya di pahami waza’h maf’ul.

Mengapa tasrif isim fael ada 10 kalimat, sedangkan tasrif isim maf’ul ialah 7 kalimat?

Hal ini karena pemakaian pada kalam dan wujud isim fael lebih banyak ketimbang isim maf’ul, hal ini dikarenakan isem fael ada dari tashrif fiel muta’adi dan lazem, sedangkan isem maf’ul hanya dari fiel muta’adi saja kecuali dengan perantara huruf jar.

- Syarah Matlub, Hal 48 Cet Haramain
- Syarah Matlub Hal 42 Cet, Haramain

6 Pesan Lukmanul Hakim Menjelang Wafat

Salah satu diantara dua orang selain nabi yang diabadikan namanya didalam Alquran adalah Lukmanul Hakim, beliau dikenal dengan kalam-kalam hikmatnya yang dapat menjadi pedoman bagi manusia sampai saat ini, menjelang beliau wafat beliau mewasiatkan 6 hal penting yaitu:

أن تشغل نفسك بالدنيا إلاّ بقدر ما بقى من عمرك
1. Janganlah kamu terlalu sibuk dengan dunia kecuali kadar umurmu.

أعبد ربّك بقدر حواءجك إليه
2. Sembahlah tuhanmu kadar berhajat kamu kepadanya.

إعمل للآخرة بقدر ما تريد المقام بها
3. Beramallah untuk akhirat kadar harapan posisi dan martabat disana.

ليكن شغلك فى فكّاك رقبتك من النار ما لم تظهر لك النجاة منها
4. Hendaklah kamu menyibukkan diri untuk melepaskan dirimu dari neraka, selama
belum jelas kelepasanmu.


ليكن جراءتك على المعاصى بقدر صبرك على عذاب
5. Hendaklah kamu berani berbuat maksiat kadar kamu sanggup menahan azab Allah SWT.

إذا أردت أن تعصى الله فاطلب مكانا لا يراك الله و ملإكته
6. Bila kamu berencana bermaksiat, maka carilah tempat dimana Allah dan Malaikatnya tidak mampu melihatnya

- Sirajut Thalibin Juz 2 Hal 77

Asal-usul Tashwib Saat Azan

Deskripsi Masalah:

Pada saat azan subuh terdengar ada penambahan dalam azan yaitu tambahan Tahwib (الصلاة خير من النوم) penambahan itu ada sampai hari ini bukan karena tidak ada asal usul sunnah yang nabi lakukan beserta sahabat beberapa abad yang lalu.

Petanyaan:

Dimanakan asal usul pembacaat Tashwib (الصلاة خير من النوم) ?

Jawaban:

Ketika waktu shalat tiba Rasullah SAW dan sahabat telah menyepakati dengan mengumandangkan azan sebagai penanda bahwa waktu telah shalat tiba. Susunan kalimat yang dikumandangkan ketika azan adalah takbir 4 kali, shahadat tauhid 2 kali, syahadat Rasul 2 kali, hayya’alataini 4 kali, takbir 2 kali, dan disudahi dengan tahlil 1 kali. Namun terjadi sedikit perbedaan pada azan yang dikumandangkan diketika waktu shalat subuh tiba, yaitu adanya penambahan bacaan taswib (الصلاة خير من النوم) pada shalat subuh setelah hayya’alatain. Penambahahan bacaan tashwib ini bermula ketika Bilal bin Rabah berencana untuk mengumandangkan azan shalat shubuh, tiba-tiba ada orang yang memberi tahu bahwa Rasullullah sedang tidur Maka Bilal berkata:

عليك السلام يايها النبى ورحمة االه وبركاته
الصلاة خير من النوم السلام

sebanyak dua kali. Kemudian Rasullah berkata “ bacalah bacaan tersebut ketika engkau mengumandangkan azan diwaktu shalat subuh”.

Tahrir asy-Syarqawi-1 hal.255 Cet, Darl kutub ilmiyyah








donasi
donasi

selengkapnyaAMALAN SUNAT

selengkapnyaDownload

selengkapnyaDOA

selengkapnyaAswaja